[Bhayangkara news]-Pasca viral sebuah jembatan di semester,kab.Muara Enim,Prov.SumSel,menjadi sebuah pertanyaan!!!....Kenapa jembatan ini menjadi viral dan bahan pemberitaan,sehingga membuat penasaran Publik.

Karena viral nya jembatan semende membuat ketua DPC Lembaga Aliansi Indonesia Divisi Basus D-88 kab.muara Enim,(taufik hermanto) bersama dewan penasehat aliansi indonesia bpk.H.Suhaer Amin,hingga turun langsung meninjau lokasi jembatan dan jalan di semende tersebut.

 Jalan yang sangat terjal,dan tidak semua masyarakat merasakan manfaat nya,contoh para petani,supir pengangkut pupuk dsb.bahkan sudah berapa kali telah terjadi laka lantas di jalan tersebut.

Kami meminta kepada Pemkab Kab.Muara Enim meninjau dalam hal ini bpk.PLH Bupati,agar dapat mendengar langsung dan melihat kondisi jalan tersebut.

Sebenarnya kunci nya ada pada dinas terkait,seharusnya sebelum pengerjaan proyek ini,sangat harus di perhitungkan secara matang,dari aspek Perencanaan  infrastuktur,serta pelaksanaan dan azas manfaat nya,tutur bpk.H.suhaer,

Fungsi dari Konsultan dan PPK dalam proyek ini kemana?.....disini yang bersuara masyarakat dan perlu diingat jembatan dan jalan ini dibangun dengan dan dari uang masyarakat,tutur yang biasa disapa mang haji.

Semoga Bpk.PLH Bupati dapat mendengar aspirasi masyarakat,Semende.

Red- ( Ety Hartati )