Semende Darat Ulu,[Bhayangkara news]-kab.Muara Enim.

Penggiat aktivis pemerhati pemerintah dan lingkungan,sekaligus bagian dari masyarakat Semende,Bpk.muhamad.SE,
Jumat,3,juni,2022,mengatakan kepada awak media Bhayangkara news,terkait kekecewaan nya terhadap Puskesmas SDU,beliau menuturkan ternyata kita selama ini sebagai masyarakat telah di bumbui oleh racun yang secara tidak langsung akan berimbas terhadap kesehatan kita.
Hal ini seharus nya tidak boleh terjadi,di Puskesmas SDU,saya selaku bagian juga dari masyarakat semende,sangat-sangat kecewa,Dimana peran aktiv dari DLHK dan DINKES kab.Muara Enim,sehingga Pihak Puskesmas SDU selama ini dengan leluasa membuang dan membakar Limbah B3 medis dari Puskesmas SDU di lingkungan terbuka atau media di Puskesmas SDU sendiri,
Saya sangat setuju dengan statemen dari adinda Taufik Hermanto,Ketua DPC LAI Divisi Basus D-88,yang kemarin ini telah investigasi di Puskesmas SDU,saya sendiri Malu,karena kenapa saya dan kita selaku masyarakat semende selama ini membiarkan kejadian ini berjalan,sedangkan adinda kita yang notaben nya bukan putra daerah dari Semende,mau dan memperhatikan kesehatan masyarakat Semende,

Pasal 102

Setiap orang yang melakukan pengelolaan limbah B3 tanpa izin sebagaimana dimaksud dalam Pasal 59 ayat (4) dipidana dengan pidana penjara paling singkat 1 (satu) tahun dan paling lama 3 (tiga) tahun dan denda paling sedikit Rp1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah) dan paling banyak Rp3.000.000.000,00 (tiga miliar rupiah).


Jika kepala dinas terkait dan aparat penegak hukum di kab.Muara Enim tidak segera menindak oknum puskesmas tersebut,maka saya yakin kedepannya puskesmas  SDU bukan hanya memberikan pelayanan kesehatan namun juga dapat memberikan sebuah penyakit bagi masyarakat.disini Dinas-dinas terkait ditantang berani atau tidak mengambil sebuah keputusan dan penindakan kepada para oknum.

Red-(ety hartati)