Banyuwangi. bahyangkara NEWS. Anggota Polsek Songgon mengamankan terhadap seorang laki laki yang diduga telah melakukan tindak pidana dengan sengaja dan tanpa hak menjual/mengedarkan sediaan farmasi jenis Trihexyphenidyl tanpa memiliki ijin edar, tidak sesuai dengan standart penggunaan/kemanfaatan, tanpa memiliki keahlian dibidang farmasi, cara penyimpanan tidak memenuhi standart keamanan, kemanfaatan serta tanpa menggunakan resep dokter, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 197 Sub Pasal 196 UU RI Nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan.Tuturnya

*Kanit reskrim songgon Aiptu. Efendi. Langsung bergerak cepat ke TKP 
- Pada hari Senin. tanggal 23 Mei 2022 sekira pukul 13.00 Wib, Anggota Polsek Songgon mendapat informasi dari masyarakat bahwa ada kgiatan seseorang yang di duga transaksi jual beli pil jenis Trihexyphenidyl, selanjutnya Anggota Polsek Songgon bersama Unit reskrim langsung melakukan penangakapan terhadap laki – laki tersebut dan setelah berhasil ditangkap dilakukan interogasi terhadap pelaku mengaku bernama RIZKYANTORO selanjutnya . 

 dilakukan penggeledahan terhadap badan Tersangka ditemukan 51 ( Lima Puluh Satu ) butir pil Trihexyphenidyl yang di sembunyikan dengan cara di duduki di atas kursi sofa ruang tamu rumahnya  dan uang tunai sebesar 100.000.- (seratus ribu rupiah), dan tersangka mengakui baru saja telah menjual pil trihexyphenidyl kepada saksi NOPAN BUDIAWAN sebanyak 2 ( Dua ) bungkus plastik Clip ukuran kecil dengan jumlah masing masing plastik klip berisi 20 dan 31 butir,  selanjutnya dilakukan penyitaan terhadap barang bukti tersebut, dan kemudian Tersangka serta barang bukti dibawa ke polsek Songgon untuk proses lebih lanjut. 

Selanjutnya petugas menggiring terduga tersangks ke ma Polsek songgon untuk diamankan berserta dengan barang bukti (BB) barang bukti 51(lima puluh satu butir pil jenis triheyphendyl.berserta uang tunai sebesar Rp 100.000.satu unit handphone merek samsung type redmi 9 warna H. Tutur kapolsek songgon Akp eko dermawan. SH

(Read susi) kabiro banyuwangi
KABAR KRIMINAL