TAPUT,Bhayangkara News-Ketum LSM LPPAS RI,Jauli Manalu,SH. Meminta Dinas pertanian Kab Taput berikan sanksi dengan mengevaluasi kepada kelompok tani yang menelantarkan alsintan atau traktor  pertanian yang ditemukan masyarakat dalam kondisi rusak dan akan diperkirakan jadi rongsokan.

Juga sangat disesalkan jika terbukti diduga ada kelompok tani penerima bantuan alsinta atau traktor pertanian yang diberikan pemerintah  tidak dipelihara dan dirawat dengan baik. 

 "Sementara dalam rangka mendukung pengelolaan pertanian yang lebih efektiv,efesien dengan penerapan penggunaan teknologi tepat guna modern di kab taput,maka pemerintahan daerah kabupaten tapanuli utara sekuat tenaga mengupayakan agar dapat bantuan dari pemerintah pusat, untuk daerah Kabupaten tapanuli melalui pengalokasian anggaran yang lebih besar agar terpenuhinya biaya belanja pengadaan sarana prasana alsintan yang sangat dibutuhkan demi tercapainnya peningkatan keberhasilan di sektor bidang pertanian.

untuk mendukung dan demi suksesnya program visi-misi Bupati dan Wakil  Bupati Taput sebagai lumbung pangan dalam meningkatkan ketahanan pangan dan kesejahteraan petani melalui perlindungan petani dan lahan pertanian berkelanjutan maupun pengembangan komoditi dan produk unggulan daerah berbasis pertanian dan sumber daya lokal.

Maka upaya dan keseriusan pemerintahan kabupaten tapanuli utara dalam meningkatkan anggaran belanja pengadaan sarana prasana jenis alsintan untuk dapat diberikan bantuan terhadap kelompok tani melalui dinas pertanian sangatlah jelas.

"Traktor adalah salah satu Tulang Punggung dalam mengelola Lahan Pertanian"

 Kemudian dipenuhinya sarana prasarana alsintan lainnya,seperti",traktor pertanian yang di idam-idam setiap masyarakat petani maupun kelompok tani yang membutuhkan selama ini,karena traktor pertanian dan sarana prasarana alsintan lainnya adalah salah satu alat sarana prasana yang diharapkan mampu mendokrak untuk menunjang  tercapainya peningkatan keberhasilan pertanian.

 "Bahkan sarana prasana alsintan atau traktor pertanian yang sudah diralisasikan pemerintah terhadap masyarakat petani maupun kelompok tani yang membutuhkan,seharusnya dapat dipastikan untuk dipelihara dan di rawat secara rutin bagi yang mengelola agar selalu berpungsi dengan baik.

Namun sangatlah miris dan sangat disesalkan jika terbukti 1 unit traktor pertanian yang ditemukan dalam kondisi di telantarkan di sisi jalan umum desa robean kecamatan purbatua adalah milik pemkab taput sebagai bantuan kepada kelompok tani,yang mempertontonkan seakan tidak berharga dan tidak memiliki tuan,dibuang begitu aja  menjadi rongsokan besi tua dengan menuai pertanyaan dari berbagai elemen masyarakat luas.,"ungkap masyarakat, jumat 12/05-22 Kepada awak tim media.

Terpisah ketika Kabid PSP,R Nababan dikonfirmasi oleh awak media melalui selularnya terkait adanya traktor pertanian yang di telantarkan di desa robean kec purbatua,ia menanggapi dengan menjawab akan kita cek dulu kelokasi untuk memastikan traktor tersebut,"jawabnya.13/05.(Amir Hutabarat) Kabiro Taput.