Muara enim,[ Bhayangkara news ]- Jumat,20,Mei,2022
aktivis dari Lembaga aliansi indonesia Divisi Basus D-88 kab.Muara Enim,mempertanyakan sudah sejauh manakah terkait laporan rekan-rekan media Bhayangkara news,terkait Proyek betonisasi di desa Aur Duri,Kec.Rambang Niru.

Kabiro dari media Bhayangkara news menuturkan kepada ketua DPC L.A.I Divisi Bagus D-88 (Taufik Hermanto) Sekitar sebulan yang lalu Kurang lebih, Pihak dari KPK RI menghubungi Kabiro dari media Bhayangkara news,terkait masuk nya laporan media kekantor KPK RI, pihaknya mewakili KPK Ri mengucapkan terimakasih atas peran aktif media Bhayangkara news yang mau jauh-jauh datang kejakarta untuk melaporkan sebuah dugaan tindak Pidana korupsi,kami akan mencoba menghubungi Pihak dinas terkait agar laporan media Bhayangkara news dapat ditindak lanjuti,tutur pihak KPK RI melalui saluran telepon.

Pernyataan ini pun dibenarkan oleh kepala inspektorat kab.Muara Enim ,melalui saluran Telepon Pimred dari media Bhayangkara news saat itu langsung menghubungi kepala inspektorat kab.Muara Enim,bapak Suherman membenarkan bahwa kami pihak inspektorat pun baru saja ditelepon dari KPK RI....dan kami akan segera menindak lanjuti permintaan dari Tipikor Polres untuk meninjau dan melihat lokasi proyek tersebut.Pihak nya pun berterimakasih atas peran aktif media Bhayangkara news tersebut.tutur kepala inspektorat kab.Muara Enim.kami akan segera melaporkan hasil dari team yang cek lapangan dan hasil uji lab,kepada pihak Tipikor Polri (Polres Muara enim).

Taufik hermanto pun menambahkan,jika langkah dari kawan-kawan media sudah benar,kami pun akan siap mengawal laporan ini sampai selesai,saya berharap pihak penegak hukum dapat segera memberikan informasi sedetail mungkin terkait perkembangan laporan dari media Bhayangkara news,
Semoga dengan kejadian ini pihak dari dinas PUPR dan PPK kab.Muara Enim dapat belajar dari sebuah kesalahan atau kelalaian,agar terciptanya pembangunan yang baik.

Kami Lembaga aliansi indonesia Divisi Basus D-88 kab.Muara Enim,akan mempersiapkan berkas untuk membuat Laporan Ke KPK RI terkait Proyek Jembatan di Kec.Semendo Darat Laut,diwilayah Desa Pulau Panggung Segamit.yang memakan APBD 2020-2021 senilai 39 Milyar,tutur ketua DPC.kepada awak media Bhayangkara news

Sampai berita ini terbit belum ada keterangan dari pihak instansi terkait.

RED