Banyuwangi (Jatim ) Bhayangkara News-
Naas menimpa salah satu karyawan kandang ayam broiler, telah didatangi seseorang yang tak dikenal telah melakukan kekerasan fisik pada dirinya. Atas kejadian tersebut korban mengalami luka yang sangat serius. Kejadian tersebut terjadi pukul 14.30 WIB. Di Desa Sumberbulu,Dusun Sumberagung RT.04/RW 07. Minggu 24 April 2022. Kecamatan songgon. 

Menurut keterangan saksi kejadian merupakan teman kerjanya (Haris ) Menjelaskan, pada saat itu saya lagi istirahat di pondok bersama Adam dan Faisol. Tiba-tiba datang seorang yang tak dikenal, mereka mau minta ayam dan kami menjawab, ayamnya masih kecil usia sepuluh hari belum waktunya panen. Lalu orang itu bilang ke teman saya Adam ( selaku korban ). 
Kamu tidak kenal saya..! tidak mas,karena saya disini pendatang. Masak kamu tidak kenal saya..! Tidak, tiba-tiba orang tersebut langsung memukul teman saya (Adam). Sehabis memukul,kera bajunya ditarik kedepan hingga tersungkur, mukanya terbentur setir sepeda motor. Kami berusaha melerainya, kemudian kedua teman tersangka datang untuk melerainya. Lalu tersangka dibawa pulang oleh kedua temannya, dan kasus ini masih dalam penakanan kanit reskrim.mapolsek songgon. AiPDA. Efendi suryanto. S.H 

Lebih lanjut Haris menambahkan, teman saya (Adam) mengalami luka pada hidungnya sobek dan tulang hidungnya retak. Lalu Adam dan temanya bergegas laporan di Polsek Songgon. Mengetahui kejadian tersebut pihak Polsek Songgon menganjurkan untuk  ke UGD Songgon. Dari UGD dirujuk ke RS.  AL-HUDA Genteng untuk melakukan Visum. 

Menurut keterangan Haris ke awak media,saya dan teman-teman berasal dari genteng,maka dari itu saya tidak mengenali orang tersebut,Imbuhnya.

Ditempat yang sama " sehabis melakukan penganiayaan kekerasan fisik orang tersebut juga mengancam, kalau tidak diberi ayam,kandangnya mau di robohkan dan kami akan dibunuh, katanya. 

Di tempat yang berbeda, Harsono ( RT.04/RW 07) Dusun Sumberagung. Menanggapi kejadian tersebut,itu perbuatan yang tidak benar. Karena Wiwin (tersangka) itu orang luar RT 04.
Dan telah membuat onar ( keributan ) membuat cemar dan memalukan lingkungan,seolah olah lingkungan saya dibuat ajang pertempuran, padahal Wiwin itu ketua Karangtaruna Desa Sumberbulu. katanya.

Sambung (Hari) menurut peraturan,tamu harap lapor 1 x 24 jam. Kepada Pemerintahan setempat, kalau ada apa apa saya selaku wakil masyarakat bisa memfasilitasi. Sedangkan orang yang bekerja di kandang ayam sampai saat ini belum ada pemberitahuan kepada RT setempat,ujarnya. 

Disisi lain, hasil Investigasi dari warga masyarakat Dusun Sumberagung Desa Sumberbulu menyampaikan, " kami sangat mengecam keras tindakan berutal    
Dn penganiyayan. (Wiwin) yang berlagak preman. Karena telah mencoreng dan menciderai nilai-nilai kemanusiaan dan membuat malu Desa Sumberbulu ". Apalagi si korban seorang pendatang disini, niat bekerja untuk mencari nafkah malah diperlukan seperti itu. 

Harapan kami perbuatan kriminal berlaga preman agar diproses sesuai hukum yang berlaku.. Agar membuat hukum jera, supaya tidak di contoh oleh generasi penerus lainnya. Mudah mudahan kejadian ini jangan sampai terulang lagi. Narasumber, inisial Pon, Mr, Dib.katanya.

(Read - Sus
tim Kabar kiriminal