Kota Bima - NTB - Bhayangkara.News.
Peredaran Narkoba jenis Shabu belum juga usai, penyergapan terus di lakukan namun tidak ada kata jera oleh pengguna dan bandar Narkoba di wilayah Hukum Polres Bima Kota.


Instruksi agar di Sapu Bersih dan tidak ada kata kompromi terus di instruksikan oleh Kapolres Bima Kota AKBP. Henry Novika Chandra. Narkoba jenis apapun harus dilenyapkan, karna itu bagian dari perusak generasi muda, Kamtibmas di Wilayah Hukum Kota Bima menjadi skala prioritas Kapolres Bima Kota.


Senin 14/03/2022 Pukul 21.00 wita Anggota Team Cobra Mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa di jln. pembangunan Kel. Penaraga  Kec. Raba kota Bima akan dilakukan transaksi Narkotika jenis Shabu.


Atas informasi A1, Team Cobra segera melaporkan hal tersebut kepada Kasat Narkoba  AKP TAMRIN S.Sos, Kasat  langsung memberi perintah untuk menindak lanjuti dan mendalami informasi masyarakat.


Sekitar Pukul 22.00 Wita Melintas 1 buah SPM  Honda Vario Warna putih tanpa Nopol, Team Cobra dengan sigap langsung Melakukan upaya paksa dan berhasil menangkap terduga IY Alias ELI yang sedang duduk di atas Motor.


Selanjutnya petugas memanggil Ketua RT Setempat  melakukan proses penggeledahan badan terhadap  IY alias ELI  dan area sekitar TKP.


Team Cobra mengamankan 1 buah Kotak Sampoerna Mild berisi 3 lembar plastik klip berisi kristal diduga Shabu, 1 buah hp Samsung lipat, Rp 55.000 di temukan di dalam laci sepeda motor


Juga diamankan tiga lembar plastik klip berisi kristal diduga Shabu, setelah di timbang diketahui berat butto 0,60 gram dan berat netto 0,12 gram.


Interogasi awal terkait Sumber  Barang dan melakukan pengembangan Terhadap Sdra, AH Yang sedang Pesta Miras di salah satu Rumah warga di Rt. 05 RW. 02 Kel Kumbe Kec. Rastim Kota Bima, Anggota memanggil Ketua RT setempat dan dilakukan proses penggeledahan anggota mengamankan uang tunai Rp.190.000 akan tetapi tidak di temukan barang bukti berupa Shabu. 


Untuk terduga pelaku dan barang bukti langsung Dibawa ke Kantor Sat Narkoba Polres Bima Kota untuk diperiksa lebih lanjut dan dilakukan pengembangan.Red - Jen.