๐˜ฝ๐™–๐™ฃ๐™œ๐™ ๐™–๐™ก๐™–๐™ฃ ๐™ˆ๐™–๐™™๐™ช๐™ง๐™–-๐๐ก๐š๐ฒ๐š๐ง๐ ๐ค๐š๐ซ๐š.๐๐ž๐ฐ๐ฌ
Aksi pembacokan 1 lawan 3 disalah satu rumah makan yang ada di Kecamatan Tanjung Bumi, Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur yang lagi viral video cctv sekitar pukul 10.00 di berbagai media sosial. Rabu/02/03/22.

Atas kejadian tersebut Kapolres Bangkalan AKBP Alith Alarino, S.I.K memaparkan kronologis kejadian bahwa korban inisial H (32) merupakan warga Tanjung Bumi pada saat itu sedang berada di rumah makan, ketika H sedang duduk di parkiran ada 3 laki-laki yang mendatangi dan langsung menganiaya korban, Rabu (09/03/2022).

"Pada waktu itu ada di parkiran di salah satu rumah makan di daerah Tanjung Bumi, Kemudian datanglah 3 (tiga) orang pria dan langsung menyerang inisial H. 2 dari 3 pelaku melakukan penganiayaan dan membacok tubuh korban. Sedangkan 1 pelaku lagi melempar batu ke arah tubuh korban. Saat ini, korban berinial H sedang mendapatkan perawatan intensif di RSUD Syamrabu Bangkalan akibat luka di paha sebelah kanan, punggung, lengan kiri dan pergelangan tangan kanan," ujar Alith Alarino saat menjelaskan kronologi kejadian kepada Tim Humas Polres Bangkalan.

Orang nomor satu di Bangkalan tersebut lantas memerintahkan tim Sergap Satreskrim Polres Bangkalan untuk mensterilkan lokasi kejadian dan memburu ketiga pelaku. Dengan bekerja keras Tim Sergap Polres Bangkalan berhasil menangkap salah satu pelaku. 

" Penyidikan dengan barang bukti video CCTV yang ada di rumah makan, dengan sigap dan kekompakan tim langsung bergerak dan akhirnya kami berhasil menangkap salah satu pelaku yakni inisial R (23) yang merupakan warga Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang dan 2 lainnya masih DPO. Kami juga menyita barang bukti berupa 1 buah jenis sajam, 1 unit sepeda motor dan baju tersangka," terang Alith. 

Ketika ditanya motif pelaku melakukan aksinya, mantan Pamen Bareskrim Mabes Polri tersebut menjelaskan jika motifnya murni karena pelaku sakit hati terhadap korban. 

"Berdasarkan pengakuan dari tersangka yang telah kita amankan, motifnya adalah sakit hati. R menjelaskan jika dirinya dan teman-temannya ditipu oleh H," tutur Alith sapaan karibnya.

Disaat dimintai keterangan mengenai pasal yang disangkakan kepada ketiga pelaku, AKBP Alith menjelaskan jika ini termasuk pengeroyokan terhadap orang yang mengakibatkan luka berat. 

"Sejauh ini, 3 pelaku kami kenakan pasal 170 ayat (2) tentang kasus kekerasan dan ancaman pidananya 9 tahun penjara. Kedua pelaku pembacokan tersebut masih dalam pengejaran pihak Kepolisian Resor Bangkalan," tutup Alumnus Akpol tahun 2002.