๐™๐˜ผ๐™‹๐™๐™-๐๐ก๐š๐ฒ๐š๐ง๐ ๐ค๐š๐ซ๐š.๐๐ž๐ฐ๐ฌ
Kepala Dinas Pendidikan dan kebudayaan Kabupaten Tapanuli Utara,Bontor Hutasoiit,S.IP. M.SP. menegaskan, agar seluruh Satuan Pendidikan di tingkat sekolah SD dan SMP harus mengumumkan RKAS dan mencantumkan laporan penggunaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS)dipapan Informasi.


Hal tersebut disampaikan Kadis saat menerima laporan,jika sejumlah SD/SMP Negeri,Swasta banyak yang tidak transparan dan tidak mengumumkan laporan penggunaan Dana Bos melaluii papan informasi sekolah.
 

Menurutnya secara khusus kepada Kepala Sekolah selaku pengguna dan penanggung jawab pelaporan Dana Bos, tidak seharusnya malakukan ketertutupan dalam penggunaan Dana BOS disejumlah sekolah, dan berdasarkan azas transparansi UU No: 14 tahun 2014 tentang KIP yang diatur sesuai Juklak/ Juknis Dana BOS.


“Berulang ditekankan setiap sekolah wajib memajang dengan mencantumkan informasi penggunaan dana BOS-nya dipapan pengumuman informasi agar masyarakat tahu dan supaya tidak terkesan tertutup,”ucapnya saat ditemui di ruang kerjanya,
Selasa (09/02/2022).

Mencantumkan pengumuman dipapan informasi, suatu kewajiban bagi setiap sekolah. Kalau ada yang tidak mencantumkan pasti akan saya tegur, dan penggunaan dana BOS,masyarakat harus mengetahui"jangan terkesan pihak sekolah menyembunyikan sesuatu,”ucapnya


"Juga dikatakan dalam papan informasi pengumuman, harus dicantumkan berupa jumlah nominal bantuan dana yang diterima oleh pihak sekolah,dan begitu juga jumlah siswa/wi penerima bantuan di sekolah tersebut.


Terkait mengenai adanya sekolah yang tidak trasparansi tentang penggunaan dana bos nya,Kadis dan Manejer bos langsung menanggapi dengan melakukan monitoring dan kros cek secara rutin kesekolah,kemudian meminta Koordinator Pendidikan Kec dan Pengawas Sekolah di tingkat SD/SMP agar melakukan pembinaan dan menegur sejumlah kepala sekolah yang bersangkutan supaya melaksanakan aturan yang berlaku sebagaimana tertuang sesuai Juklak/juknis pengunaan dana biaya operasi sekolah(BOS)


"Pantauan awak media disejumlah Sekolah SD/SMP Negeri/swasta penerima Dana BOS di Kab Taput banyak ditemukan tidak mencantumkan realisasi penggunaan dan BOS sesuai RKAS dipapan informasi sekolah, terlebih setelah terjadinya pasca musibah Covid-19,sejak tahun 2019 sampai sekarang tahun 2022.
Bahkan untuk mengetahui realisasi pengunaan dana bos di sekolah SD Neg 173263 desa simanampang, Kecamatan Pahae Julu terhadap pembiayaan perawatan, pemeliharaan dan perbaikan-perbaikan juga penataan lingkungan sekolahnya sangat dipertanyakan.


Kenapa dalam hal ini, sampai awak media mempertanyakan tentang pembiayaan perawatan dan pemeliharaan,baik pengecatannya, perbaikan sarana prasana yang kondisi rusak maupun dalam penataan taman hijau lingkungan sekolah.


"Hasil pengamatan di sekolah tersebut melihat kondisi kebersihannya dan penataan pekarangan lingkungan sekolahnya juga terabaikan,malah lahan kosong yang adapun tidak ditanami dengan jenis tanaman bunga agar asri,indah,rapi supaya menarik dipandan mata bernuansa hijau sejuk alamnya segar, begitu juga dalam pemeliharaannya dan perbaikan sarana prasana yang rusak juga dibiarkan,dan bahkan dalam hal ini yang jelas tampak dimata agar selalu dapat dibaca seperti plank nama sekolah berdiri tegak didepan gedung ruang sekolah malah dibiarkan kusam, ,seperti berkarat menimbulkan bercak-bercak menutupi tulisan nama sekolah menjadi samar.



Namun ketika awak media bhayangkara news hendak konfirmasi langsung kepada kepala sekolah dan bendahara Dana Bos disekolahnya malah sulit dijumpai, bahkan ketika dihubungi melalui telepon selularnya tidak diangkat,kemudian saat dilayangkan pertanyaan terkait transparansi informasi pengumuman penggunaan Dana BOS melalui pesan WhatsApp juga tidak dibalas.

๐š๐šŽ๐š - ๐€๐ฆ๐ข๐ซ ๐’๐š๐ฎ๐๐ฎ๐ซ๐š๐ง ๐‡๐ฎ๐ญ๐š๐›๐š๐ซ๐š๐ญ