MEDAN [Bhayangkara News],  Dalam kehidupan manusia dahulu sampah belum menjadi masalah, tetapi dengan bertambahnya penduduk dengan ruang tetap, semakin hari masalah sampah menjadi semakin besar. Hal tersebut jelas dari perubahan kehidupan modern dan perkembangan teknologi dimana aktivitas manusia meningkat. Semakin beragamnya aktivitas, beragam pula jenis sampah yang dihasilkan, terutama sampah yang berasal dari rumah tangga. Oleh karena itu Pendawa Medan Perjuangan bersama kepala lingkungan II kelurahan Tegal rejo kecamatan Medan Perjuangan mengajak KOMPI Indonesia untuk berkolaborasi dalam mempersiapkan program pengolahan sampah rumah tangga. 

Ketua PAC Pendawa Medan Perjuangan Pak Budi Hartono mengatakan "Sampah bisa kita katakan sebagai benda yang bersifat padat, tidak dipakai, tidak diinginkan dan dibuang, sehingga orang banyak beranggapan sampah merupakan hal sepele dan membuangnya sesuka hati dimana saja berada. Tidak jarang kita melihat pengguna jalan seenaknya membuang sampah sembarangan tanpa merasa risih. Di pinggir jalan terlihat tumpukan sampah yang menggunung kecil dan berserak terpisah-pisah, di parit-parit juga terlihat penuh bermacam-maccam jenis sampah." 

"Dari kejadian tersebut ini bisa dikatakan bahwa masyarakat belum menyadari secara mendalam tentang sampah yang dibuang ini mempunyai dampak besar terhadap lingkungan, kesehatan masyarakat dan menimbulkan kekumuhan. Untuk itu saya mengajak Kepala Lingkungn II Kelurahan Tegal Rejo mengatasi hal ini dimulai dari hal yang kecil yaitu dari lingkungan saya, dan saya meminta bantuan, arahan dan bimbingan kepada KOMPI Indonesia, karena setahu saya KOMPI Indonesia merupakan Lembaga yang bergerak di bidang Lingkungan Hidup. ujar pak Budi"

Kepala Lingkungan II kelurahan Tegal Rejo sangat mendukung program Pendawa Medan Perjuangan dalam kegiatan pengolahan sampah rumah tangga yang tidak bermanfaat menjadi kebutuhan makhluk hidup, dengan program ini volume sampah yang dihasilkan dari rumah tangga akan berkurang sehingga memperpanjang usia Tempat Pembuangan Akhir (TPA), dan harapan saya sebagai Kepala Lingkungan II Kelurahan Tegal Rejo, warga saya di lingkungan II ini mendapatkan edukasi tentang pengolahan sampah menjadi bermanfaat,"ujar Kepling II kelurahan Tegal Rejo."

Program Pendawa Medan Perjuangan dalam Pengolahan sampah, di sambut baik dan di dukung penuh oleh Komunitas Pejuang Iklim (KOMPI) Indonesia, sehingga Dewan Pakar KOMPI Indonesia pak Bahtiar bersama Sekjend Dewan Pengurus Nasional KOMPI Indonesia langsung turun kelapangan menjumpai Ketua PAC Pendawa Medan Perjuangan beserta jajarannya di Kantor Sekretariat DPAC Pendawa Medan Perjuangan di lingkungan II Kelurahan Tegal Rejo  tepatnya di Jalan Pelita VI Gg. Sekolah/Dwikora No. 20 A. 

Pertemuan ini akan dibahas lebih lanjut guna mempersiapkan program pelatihan dan penyuluhan tentang pengolahan sampah rumah tangga oleh KOMPI Indonesia kepada warga Lingkungan II Kelurahan Tegal Rejo, dan KOMPI Indonesia akan membawa program ini ke Pembina Yayasan Lembaga Lingkungan Hidup dan Pejuang Iklim (L2HPI) dan Ketua Yayasan L2HPI Indonesia untuk membuat program pelatihan dan penyuluhannya. [FR | BN100]