Kota - Bima - NTB - Bhayangkara News.
Warga Kelurahan Penatoi Kecamatan, Mpunda Kota Bima, menggelar acara Temu Tokoh Penatoi, pertemuan di gelar Kamis (17/3) di aula kantor Penatoi itu khusus membahas stigma negatif Zona merah Radikalisme dan terosisme dikelurahan Penatoi.



Pertemuan itu juga sekaligus menyikapi penangkapan tiga orang warga Penatoi yang terduga teroris oleh Densus 88, beberapa waktu yang lalu, Kondisi itu sempat membuat masyarakat resah.

Hadir pada pertemuan itu, tokoh masyarakat dan exs Narapidana teroris, unsur pemerintah, Bapeda, Camat mpunda, Lurah Penatoi, Mui, kementrian Agama, ketua LPM kelurahan Penatoi dan perangkat RT dan RW juga Tokoh Masyarakat.


Ketua Panitia penyelenggara Iwan qamarul zaman, mengatakan pertemuan ini dilaksanakan untuk memanilisir paham Radikalisasi di kelurahan setempat.


mengandalkan peran Pemerintah Kota Bima (Pemkot)Bima, sama sekali tidak ada harapan, sama sekali Pemkot Bima tidak pernah ada upaya untuk ikut melakukan pencegahan.


Sejak pertama kali warga Penatoi di tangkap tersangkut masalah tersebut, sama sekali tidak ada upaya pemerintah Daerah untuk hal tersebut sorot nya, Kamis (17/3).


Padahal peran pemerintah sangat diharapkan untuk memanilisir Paham tersebut, harapnya.


Camat Mpunda Iskandar Zulkarnai S.STP, mengatakan kepada awak media, Insyaallah saya akan berkordinasi dengan Lurah Penatoi agar anggaran Dana kelurahan (Dankel tahun ini bisa juga digunakan untuk kegiatan yang diharapkan, Pungkasnya.


Darus Ketua RT 03 Kelurahan Penatoi menyorot juga tidak hadirnya Pihak Kesbangpol Kota Bima, di kegiatan yang diadakan di Aula Kelurahan Penatoi, harap nya juga kepada Pemerintah Kota Bima (Pemkot) mari kita duduk bersama, mencarikan apa solusi yang terbaik untuk mengatasi permasalahan ini, kita undang mereka kita Carikan jalan keluarnya agar mereka tidak terjebak dengan masalah ini terus, pungkasnya.


Di penghujung Acara juga dilakukan pembubuhan tanda tangan bersama, oleh Masyarakat kelurahan Penatoi yang hadir pada kegiatan tersebut, mereka Menolak adanya Paham Radikalisme / Terorisme. Red - Jen.