BANYUWANGI,* BHAYANGKARA.News* Terkait problem anak disabilitas yang ada di Dusun Balak Lor, Desa Balak, Kecamatan Songgon Banyuwangi, Lembaga Pencerahan Anak Negeri (Le Pecari) langsung mengambil tindakan dan mendatangi Dinas Sosial (Dinsos) Banyuwangi guna mencarikan jalan keluar atas problem yang dialami anak disabilitas bernama Faichal. Desa balak. Dusun balak lor Rt 2 RW 3  kecamatan songgon. (9/3/2022).

Problem yang di alami Faichal ini sangat krusial sekali, perlu penanganan yang serius dari pihak terkait agar problem ini cepat teratasi dengan baik. Dalam hal ini, Pemerintah harus hadir untuk mengcover dan memberikan bantuan berkelanjutan bagi anak penyandang disabilitas yang notabene tidak produktif. Dikarenakan, Negara sudah menjamin keberlangsungan hidup setiap warga Negara terutamanya disabilitas yang sudah di atur dalam Undang Undang (UU) Nomor 8 Tahun 2016 tentang penyandang disabilitas. Maka dari itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) maupun Pemerintah Desa (Pemdes) wajib untuk menjalankan amanat UU ini, agar nantinya tidak terkesan diabaikan.terang Ricky Sulivan Sekertaris Le PECARI.
"Dalam hal ini, kedatangan saya ke Dinsos bertujuan untuk mencarikan jalan keluar atas segala problem yang dialami oleh Faichal. Agar Faichal anak disabilitas dengan kondisi kesehatan mengalami kelumpuhan akibat lemahnya tulang belakang ini, bisa tercover dalam program disabilitas dari Kementerian Sosial (Kemensos) ataupun Pemkab. Dan juga saya meminta kepada Dinsos untuk mengusulkan kepada Dinas Kesehatan (Diskes) agar bisa mengcover problem kesehatannya", imbuh Ricky.

Perlu di ketahui, kedatangan Lembaga PECARI ke Dinsos di temui langsung oleh Kepala Bidang (Kabid) Perlindungan Jaminan Sosial Banyuwangi Khoirul Hidayat, S.STP, M.Si.Dan benar- benar harus diperhatikan himbauannya. 

Khoirul panggilan akrabnya saat di temui di kantornya terkait problem disabilitas ini beliau mengatakan "saya akan menyuruh petugas TKSK Kecamatan Songgon untuk datang kerumahnya untuk mendata ulang terkait penyandang
disabilitas yang bernama Faichal ini. Kalau data sudah lengkap, kami akan koordinasikan terlebih dahulu, sehabis itu akan saya masukan di program PKH. Untuk problem kesehatannya, sementara ini petugas TKSK kami suruh untuk membuatkan SPM dulu. Kami akan usahakan semaksimal mungkin agar Faichal terdaftar masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Agar nantinya segala macam problem keluhan kebutuhannya agar bisa cepat tertangani, katanya dihadapan sekertaris Le Pecari.katanya *(Ganda**

(Red/santo/)