๐™๐˜ผ๐™‹๐™๐™-๐๐ก๐š๐ฒ๐š๐ง๐ ๐ค๐š๐ซ๐š.๐๐ž๐ฐ๐ฌ
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatra Utara, DR Jonius Taripar P Hutabarat, yang lazim dipanggil JTP. Laksanakan kegiatan Reses II, Tahun Sidang III 2021-2022, di Desa Sitanggor Kecamatan Muara, Kabupaten Tapanuli Utara, 
Kamis 10 Maret 2022.

"Pada kesempatan pertemuan kegiatan reses tersebut juga hadir, yaitu; KASI Perencanaan dan Pemanfaatan Hutan KPH XIII, Manotar Sinaga, S. HUT, UPT Gabe Hutarara jam, BPD Desa Sitanggor Abdul Oppusunggu, perwakilan Kapolsek dan Babinsa Muara, Tokoh Masyarakat.

Juga disampaikan dalam paparannya, JTP menjelaskan maksud dan tujuan kedatangan dirinya di Desa Sitanggor adalah dalam rangka tugas Reses sebagai Wakil Rakyat di Dewan Provinsi demi menampung aspirasi masyarakat.

"Dalam hal ini,saya datang ke Desa Sitanggor ini karena saya adalah wakil rakyat untuk menampung aspirasi atau usulan dari setiap Desa yang saya kunjungi.

Namun beliau juga mengatakan kepada masyarakat bahwa saya adalah perpanjangan tangan bapak Ibu di DPRD Sumut sehingga aspirasi dapat saya tampung langsung dari acara seperti ini dan kemudian akan saya bawa ke rapat Paripurna DPRD Sumut kedepan.

 "Bahkan sebelumnya ,meskipun saya pernah jadi Kapolres Taput atau pernah mencalonkan diri jadi Bupati Taput namun kehadiran saya saat ini adalah sebagai Anggota Dewan yang bisa langsung berintraksi untuk silaturahmi dan mendengar usulan dan keluhan kebutuhan kemasyarakat, sehingga harapannya jangan ditafsirkan sebagai Kampanye" jelas JTP disambut para hadirin yang hadir dengan tepuk tangan sangat meriah.

Untuk Lebih jauh, JTP juga menjelaskan bahwa kegiatan reses hampir sama dengan Musrenbang dan salah satu Tupoksi dirinya sebagai Anggota Dewan adalah Pengawasan namun dirinya juga dapat mengusulkan dan memberikan bantuan sesuai kewenangannya, semisal bantuan kepada Gereja
 yang sedang membangun.

"Sementara pada waktu sesi tanya jawab berjalan yang diberikan kepada masyarakat,maka seorang warga tidak mau ketinggalan dan menyiayiakan kesempatannya untuk mengusulkan kebutuhan didesannya, oleh Sumurung Rajagukguk, Dusun Bunturaja memohonkan agar jalan dari Sitanggor ke Toba lewat Meat kiranya dapat segera diperbaiki agar memudahkan akses jalan untuk dapat memperlancar distribusi hasil Pertanian dan Perkebunan masyarakat, masyarakat juga menyampaikan permintaan bibit Jagung, dan usulan Proposal pembangunan Gereja yang ada didesa.

Warga Desa yang sama, Fajar Rajagukguk dari Dusun Buttu Raja, Sitanggor dalam sesi pertanyaan juga meminta kepada JTP agar dapat menyuarakan perbaikan jalan dari Sitanggor ke Toba khususnya perbaikan jembatan yang sudah rusak, sehingga selama ini tak lagi bisa dilewati sebagai sarana prasarana insfratruktur penunjang penghubung jalan Desa.

"Diwaktu acara kegiatan yang sama turut Kasi KPH XIII, Manotar Sinaga menjelaskan bahwa ada 101 HA Hutan Negara di kawasan Muara dibawah naungan KPH XIII dimana kawasan ini sudah dikelola oleh Kelompok Tani Hutan (KTH) "Dos Roha Mulana" yang beranggotakan 23 orang dan saat ini mengelola getah Pinus,"terangnya.

Lalu yang lebih menarik dari pertemuan ini, dan sesuai paparan dari perwakilan dari kantor UPT Pertanian Gabe Hutaraja, Edy Manurung (Kasubbag TU) menjelaskan bahwa ada 6 Kelompok Tani yang daftarnya sudah ada di kantor nya, namun ketika kelompok ini dikonfirmasi kepada warga, ternyata hanya dua Kelompok Tani yang dikenal oleh warga yang hadir.

"Memanfaat waktu resesnya sebelum acara selesai, JTP juga membagikan minyak goreng yang sudah disediakan dengan memberikan secara cuma- cuma kepada warga.

Dan seperti biasa juga JTP tidak lupa membagikan buku kepada anak- anak yang hadir untuk memotivasi dan mendorong agar anak generasi bangsa yang kita banggakan supaya lebih giat belajar, karena pendidikan adalah pintu mengali ilmu menuju kesuksesan anak kita kedepan,"ucap JTP diforum masyarakat desa mengakhiri.

๐š๐šŽ๐š - ๐€๐ฆ๐ข๐ซ ๐’๐š๐ฎ๐๐ฎ๐ซ๐š๐ง ๐‡๐ฎ๐ญ๐š๐›๐š๐ซ๐š๐ญ