๐˜ฝ๐™ž๐™ข๐™–-๐™‰๐™๐˜ฝ-๐๐ก๐š๐ฒ๐š๐ง๐ ๐ค๐š๐ซ๐š.๐๐ž๐ฐ๐ฌ
Kelangkaan minyak goreng saat ini terjadi secara nasional, hari ini Pemerintah Kota Bima, melalui Dinas Koperindag melakukan Sidak Gabungan dengan melibatkan dari Sat Intelkam Polres Bima Kota, BPOM Bima, Satuan Polisi Pamong Praja ( Pol PP ), kegiatan Sidak hari ini menindak lanjuti keluhan Masyarakat dan pemberitaan di beberapa Media saat ini.


Senin ( 7/3) Pemerintah Kota Bima melalui Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan, melakukan upaya Penertiban dan meminalisir penimbunan Minyak Goreng, juga di harapkan ada nya pemerataan harga, karna selama ini keberadaan dan mahalnya harga Minyak Goreng sangat menjadi keluhan semua lapisan Masyarakat. 


Sidak di lakukan di gudang Distributor Toko Varia 1 jalan Wolter Monginsidi tolobali Kota Bima, tidak ditemukan Stock minyak Goreng, sempat menuju ke Gudang Varia 2 di jalan lintas Kolo Ule tapi Stock minyak goreng juga tidak ada.

Menyisir ke Gudang Toko Sumber Mas, Dara Kota Bima, tidak juga di temukan Stock minyak Goreng merk apapun.


Retail Modern juga sempat dilakukan Sidak, seperti Hokky Mart, SMA Yes, Mai Mart, Bolly Mart, tidak ditemukan ada nya Stock Minyak Goreng.


Di ABM Retail ditemukan Minyak Goreng merk Sania ukuran 2 liter dan di jual kepada Konsumen dengan harga 28.000.


Kabid Industri dan Perdagangan Dinas Koperindag Kota Bima Rusnah, mengatakan kepada Media Bhayangkara. News.


"Upaya ini akan terus kami lakukan karna ini bagian dari tugas Pemerintah untuk memberikan pelayanan terbaik kepada Rakyatnya, seandainya ada Distributor, maupun Agen Nakal di Lapangan yang sengaja Menimbun ataupun menjual Minyak Goreng dengan Harga tinggi kami akan melakukan tindakan dan menyita Stock Minyak Goreng nya", Pungkasnya.


Diharapkan juga adanya kerjasama kepada semua pihak untuk membantu pemerintah, ketika ada Penimbunan dan Mark up harga yang tidak wajar, bisa melaporkan ke Dinas terkait, harapnya.

๐š๐šŽ๐š - ๐‰๐ž๐ง ๐”๐ฆ๐š๐ซ ๐ƒ๐š๐ง๐ข