๐˜ฝ๐™–๐™ฃ๐™œ๐™ ๐™–๐™ก๐™–๐™ฃ ๐™ˆ๐™–๐™™๐™ช๐™ง๐™–-๐๐ก๐š๐ฒ๐š๐ง๐ ๐ค๐š๐ซ๐š.๐๐ž๐ฐ๐ฌ 
Kegiatan perencanaan pembangunan infrastruktur yang di lakukan Pemeritah Daerah (Pemda) Bangkalan, keduanya bertema forum Perangkat Daerah Kabupaten Bangkalan yang bertempat di Gedung Merdeka jalan Sunarto Bangkalan, Jawa Timur,
Kamis 10/03/22.

Dalam acara tersebut juga hadir ketua Komisi DPRD Kabupaten Bangkalan, ketua dan Sekretaris Bidang TPPD, asisten serta pimpinan perangkat Daerah, ketua tim perangkat PKK, Kepala Instansi vertikal, stakeholder, lembaga swadaya masyarakat serta tim tenaga ahli dari Universitas TRUNJOYO Madura Bangkalan.

Drs. Mohammad Fahri, M.Si selaku Asisten administrasi perekonomian dan pembangunan dalam sambutannya mengatakan dalam mewujudkan misi tersebut terdapat beberapa masalah dibidang infrastruktur yakni, di era otonomi daerah beban Pemda dalam pendanaan pembangunan infrastruktur semakin besar, alokasi anggaran APBD untuk pembangunan infrastruktur masih sangat minim yang menyebabkan rendahnya kualitas infrastruktur, pembangunan tergantung pada transfer dana APBN untuk membangun infrastruktur di daerah, pandemi Covid-19 yang berdampak pada pengurangan pendanaan pembangunan infrastruktur.

"Permasalahan ini juga ter identifikasi dalam urusan pekerjaan umum dan penataan ruang, urusan perumahan dan kawasan permukiman, urusan perhubungan serta lingkungan hidup," ungkap Mohammad Fahri dalam sambutannya.

Permasalahan diperoleh dari isu strategis dalam perencanaan pembangunan infrastruktur yaitu percepatan pertumbuhan perekonomian wilayah, Alokasi Anggaran Pemda dalam APBD untuk pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas infrastruktur dan penanganan Covid-19," lanjut Fahri.

Untuk Pemkab Bangkalan sendiri mengupayakan peningkatan pembangunan infrastruktur melalui program yang diinisiasi oleh setiap instansi. 

"Setelah dilaksanakan Musrenbang Kecamatan, setiap OPD menerima usulan masyarakat.dari usulan tersebut masuk ke Dinas PUPR, Dinas PRKP dan Dinas Lingkungan Hidup berjumlah 879 dan yang direkomendasi menjadi 257 usulan," jelasnya.

Ditetapkan usulan yang sudah direkomendasikan dapat meningkatkan pembangunan infrastruktur dan pemerataan pembangunan. Sehingga, dapat meningkatkan perekonomian daerah.

"Dalam hal ini pun bisa menjadi langkah percepatan pembangunan dalam implementasinya,ini semua tidak lepas dari dukungan kita semua baik dari Eksekutif, Legislatif, Akademisi dan lapisan masyarakat," Tutup Fahri.

๐š๐šŽ๐š - ๐Œ๐š๐ญ ๐‘๐š๐ฆ๐ฅ๐ข