Kota Bima, NTB.(Bhayangkara News) Pemerintah Kota Bima ini punya Command Center. Harusnya Keluh Kesah dari masyarakat Terkait Beberapa persoalan yang terjadi Bisa segera ditangani dan ditanggulangi, Malah sekarang harapan masyarakat dengan adanya Program Cepat tanggap hanya isapan jempol yang langsung bersentuhan dengan Masyarakat.


Senin (21/2) Warga Kelurahan Penatoi Kec.Raba tepat nya di Jalan lintas Doro to'i (jln lingkar doro to'i ) penato'i melakukan Boikot warga masyrakat menanam pisang, sebagai bentuk protes terhadap pemerintah yg tidak pernah memperhatikan jalan tetsebut untuk di perbaiki atau dilakukan pengaspalan.

 
Warga Kelurahan Rabangodu Selatan juga, beberapa hari yang lalu menyuarakan 
Kondisi jalan Rabangodu Selatan, Kota Bima yang kondisinya rusak parah dan diminta agar ada Perhatian Dinas terkait untuk segera diperbaiki.


Kondisi gang atau jalan lingkungan yang ada di RT 06, Lingkungan Kampo Nggaro, Kelurahan Rabangodu Selatan, Kecamatan Raba, Kota Bima dikeluhkan warga yang berdomisili di sana.


Pasalnya, sejak pembuatan jalan lingkungan yang tak memiliki drainase. Pada sebagian jalan yang diaspal mengalami kerusakan yang cukup parah sejak lama.

Salah seorang warga yang Biasa mengantarkan Anaknya untuk melakukan Pengajian, sebut saja namanya Abi mengeluhkan kondisi gang yang selalu dilewatinya setiap hari itu. Warga yang juga seorang abdi negara itu mengaku, kondisi gang kian parah dengan aspal yang terkelupas dan kondisi jalan yang berlubang akibat genangan air apalagi di musim penghujan.


"Dari awal dibangun jalan lingkungan ini tak disertai dengan pembuatan drainase. Sejak lama jalan di lingkungan kami mulai berlubang dan aspalnya mengelupas," tandas tokoh masyarakat se tempat itu, Sabtu, 19 Februari 2022.


Upaya warga yang mencoba menimbun jalan yang berlubang dengan tanah gunung dan krikil kian membuat kondisi permukaan jalan bergelombang. Sementara kondisi yang lubangnya cukup dalam selalu membuat pengendara merasa tidak nyaman.


"Ketika kami melintasi gang yang mulai berlubang itu harus dengan sangat hati hati, akibat ada nya genangan air di jalan dan lubangnya yang dalam sering kali membuat pengendara hampir celaka," pungkasnya.


Dengan Kondisi jalan yang Parah ada kelanjutan dari warga ingin memperbaiki secara gotong royong. Tapi, melihat kondisi kerusakan, perbaikannya membutuhkan alat berat maupun dibuat drainase di samping jalan.


"Warga berharap, kondisi jalan lingkungan yang berada di ujung selatan dari Kelurahan Rabangodu Selatan ini bisa diperhatikan dengan segera oleh pemerintah. 


Lokasi persis jalan lingkungan ini ada di jalan masuk ke gang yang posisinya seberang SDN 49 Kota Bima". 


Dia melanjutkan, melihat kondisi jalan ini, pemerintah dalam hal ini dinas terkait yaitu DPUPR Kota Bima bisa membenahi kondisi jalan ini segera ditangani.pungkasnya.(Jen)