Lamongan news.bhayangkara.dana hibah lampu  penerangan jalan umum (PJU) senilai 65,4 Miliar kepada 229 kelompok masyarakat. terus di lakukan penyelidikan oleh kejaksaan negeri Lamongan Minggu 13/02/22.

Kamis lalu tanggal 10/02/22 kasih Intel Kejari Lamongan Condro maharianto,SH.MH saat di temui di ruang kerja nya mengatakan telah  memanggil dinas perhubungan Jawa timur yakni sari,Mita Wulandari,Deni,tri Prasetyo,sherlita Ratnasari Agustin selaku pengembangan transportasinya dan multimolder,kepala bea cukai pelabuhan Tanjung perak Surabaya dan kepala kantor BPKD Jatim.
"Dalam kasus ini kami memang terus dan terus untuk pemanggilan dalam rangka penyelidikan dan penggumpalan data,baik dari instansi mau pun ketua pokmas yang terlibat dalam proyek dana hibah lampu penerangan jalan umum (PJU)Tanpa kecuali,yang kemarin udah kami  panggil tidak datang pun kami akan panggil lagi.lanjutnya.

Terkait dana hibah lampu penerangan jalan umum( PJU) memang sangat ramai di perbincangkan dalam pemberitaan   media atau pun masyarakat,Dimana di duga terindikasi ada permainan yang menelan kerugian negara cukup besar Rp.40.919.350.00.00-.


"Dimana desa paling banyak mendapatkan desa Payaman kecamatan sulokoro Lamongan.sebanyak 9 pokmas dengan anggaran sebesar Rp2.2 miliar dengan jumlah titik 55 "

Condro maharianto,SH.mm kasih Intel Kajari akan segera memanggil pokmas yang semua Yang terlibat khususnya di desa Payaman yang terindikasi terbanyak penerima"tegas"nya.
ramli