Ombudsman Republik Indonesia mengundang Putera-Puteri terbaik Warga Negara Indonesia yang berintegritas, cerdas, dan gigih untuk mengabdi dan membangun karier serta mengawal pelayanan publik yang bebas maladministrasi untuk mengisi formasi Asisten Ombudsman RI 2022.

[Bhayangkara.News ] - Ombudsman Republik Indonesia mengundang putra-putri terbaik Warga Negara Indonesia yang berintegritas, cerdas, dan gigih untuk mengabdi dan membangun karir serta mengawal pelayanan publik yang bebas maladministrasi untuk mengisi berbagai formasi Calon Asisten.

Hal itu tertuang dalam Pengumuman Nomor 1 Tahun 2022 Tentang Pendaftaran Seleksi Calon Asisten Ombudsman Republik Indonesia, Tanggal 10 Februari 2022

Persyaratan dan Ketentuan Pendaftaran:

1. Persyaratan

a. Warga Negara Indonesia;

b. Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa;

c. Sehat jasmani dan rohani;

d. Bebas dari segala bentuk narkotika dan obat-obatan terlarang;

e. Cakap, jujur, memiliki integritas moral, memiliki kapabilitas dan memiliki reputasi yang baik;

f. Berusia paling rendah 22 tahun dan paling tinggi 35 tahun per 1 Juni 2022;

g. Memiliki kualifikasi pendidikan sesuai dengan persyaratan (S-1/D-IV atau S-2) dengan IPK minimal 3,00 (tiga koma nol), dari Perguruan Tinggi Dalam Negeri

h. Mampu mengoperasikan komputer minimal program Microsoft Office;

i. Tidak pernah dijatuhi pidana berdasarkan putusan pengadilan yang sudah mempunyai kekuatan hukum tetap

j. Bersedia tidak merangkap dalam jabatan pegawai negeri, anggota partai politik, advokat, serta profesi lainnya.

2. Ketentuan Pendaftaran

a. Pengumuman ditayangkan klik disini.

b. Pendaftaran dilakukan secara online klik disini Periode pendaftaran seleksi dimulai pada 14 Februari 2022 sd 7 Maret 2022. 

c. Pelamar wajib mengisi data diri dengan benar dan mengunggah dokumen kelengkapan administrasi sesuai dengan ketentuan. 

d. Dokumen kelengkapan administrasi yang perlu diunggah sebagai berikut:

1) Surat Lamaran 

2) Daftar Riwayat Hidup 

3) Pasfoto terbaru ukuran (4x6) berwarna dengan latar belakang biru 

4) Kartu Tanda Penduduk atau Surat Keterangan Pengganti Tanda Identitas yang diterbitkan dan ditandatangani oleh Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil 

5) Asli ijazah pendidikan dengan strata pendidikan S-1/D-IV atau S2. 

6) Asli transkrip nilai pendidikan dengan strata pendidikan S-1/D-IV atau S2. 

7) Asli surat keterangan akreditasi program studi dari portal https://www.banpt.or.id 

8) Asli Surat Keterangan Catatan Kepolisian yang masih berlaku 

9) Asli Surat Pernyataan yang dibuat sendiri oleh yang bersangkutan, bahwa tidak pernah dijatuhi pidana berdasarkan putusan pengadilan yang sudah mempunyai kekuatan hukum tetap.

10) Asli Surat Keterangan Sehat Jasmani dari Dokter Rumah Sakit Pemerintah 

11) Asli Surat Keterangan Sehat Rohani dari Dokter Rumah Sakit Pemerintah 

12) Asli Surat Keterangan Bebas Narkotik dan Zat Adiktif lainnya dari Badan Narkotika (Nasional/Provinsi/Kabupaten/Kota)

13) Bagi Pelamar penyandang Disabilitas yang melamar dalam formasi disabilitas melampirkan syarat tambahan berupa Surat Keterangan Dokter yang berlaku dari Rumah Sakit Pemerintah/Puskesmas yang menerangkan jenis/tingkat disabilitasnya 

14) Asli Surat Pernyataan Tidak Mengundurkan Diri 

15) Asli Surat Pernyataan Tidak Mengajukan Penyesuaian Ijazah 

16) Asli Surat Pernyataan yang dibuat sendiri oleh yang bersangkutan, bahwa bersedia untuk tidak merangkap sebagai anggota Partai Politik, Advokat, serta profesi lainnya, apabila yang bersangkutan diterima sebagai Calon Asisten 

17) Asli Surat Pernyataan yang dibuat sendiri oleh yang bersangkutan, bahwa seluruh informasi dan dokumen yang disampaikan merupakan dokumen asli yang sah dan dapat dibuktikan keasliannya 

e. Dokumen yang diunggah dapat dibaca dan dipahami dengan jelas serta merupakan hasil pindai (scan) dari dokumen asli sebagaimana layaknya dokumen, bukan merupakan hasil foto dari dokumen tersebut. Dokumen unggah yang tidak dapat dibaca dan tidak dapat dipahami dengan jelas, tidak akan diproses.

f. Batas waktu unggah dokumen kelengkapan administrasi paling lambat pada tanggal 7 Maret 2022 pukul 24.00 WIB. .

g. Proses pendaftaran wajib dilakukan dengan mengisi data diri dan mengunggah seluruh dokumen kelengkapan administrasi pada tautan sebagaimana dimaksud pada huruf b. Pelamar yang tidak mengisi data diri dan/atau tidak mengunggah seluruh dokumen kelengkapan administrasi pada tautan sebagaimana dimaksud pada huruf b maka dinyatakan tidak mengikuti proses pendaftaran seleksi.

Tahapan Seleksi

Jadwal dan tahapan kegiatan dapat dilihat pada lampiran II, namun sewaktu-waktu dapat berubah dan akan diumumkan melalui website www.ombudsman.go.id.

Ketentuan Penutup

1. Dokumen kelengkapan administrasi yang akan diproses adalah dokumen yang lengkap dan diterima sesuai dengan ketentuan yang dipersyaratkan.

2. Pelamar tidak diperkenankan untuk melakukan pendaftaran secara berulang atau lebih dari satu kali. Pelamar wajib memastikan bahwa dokumen yang diunggah adalah dokumen kelengkapan administrasi sesuai dengan yang dipersyaratkan.

3. Pendaftaran yang sah dilakukan dengan mengisi data dan proses unggah dokumen dengan lengkap secara online dan memenuhi batas waktu periode pendaftaran.

4. Semua biaya (transportasi, akomodasi, dan lain-lain) yang dikeluarkan oleh peserta ujian dalam rangka mendaftarkan diri dan mengikuti ujian seleksi menjadi tanggungan peserta.

5. Tim Seleksi Calon Asisten Ombudsman Republik Indonesia tidak mengadakan surat-menyurat dan tidak mengenakan biaya atau pungutan dalam bentuk apapun kepada peserta. Ombudsman Republik Indonesia tidak bertanggung jawab atas pungutan atau tawaran berupa apapun oleh oknum-oknum yang mengatasnamakan Ombudsman Republik Indonesia atau Tim Seleksi.

6. Bagi pelamar yang merasa dirugikan karena adanya pungutan atau tawaran sebagaimana dimaksud pada angka 5, agar melaporkan kepada Ombudsman Republik Indonesia melalui kanal pengaduan yang tersedia.

7. Setiap perkembangan informasi Seleksi ini disampaikan melalui situs Ombudsman Republik Indonesia dengan alamat www.ombudsman.go.id. Kelalaian tidak mengikuti perkembangan informasi menjadi tanggung jawab peserta.

8. Panitia Seleksi berhak membatalkan hasil seleksi selama proses seleksi terbuka apabila ditemukan kondisi sebagai berikut:

a. pelamar telah memberikan data/keterangan tidak benar;

b. pelamar mengkonsumsi zat adiktif dan psikotropika (narkotika dan obatobatan terlarang);

c. pelamar terbukti pernah dijatuhi pidana berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana yang diancam dengan pidana penjara lima tahun atau lebih.

9. Dokumen kelengkapan administrasi yang dikirimkan kepada Ombudsman Republik Indonesia sebelum periode pendaftaran dianggap tidak berlaku.

10. Dokumen kelengkapan administrasi yang telah diterima panitia menjadi milik panitia.

11. Keputusan Tim Seleksi bersifat MUTLAK dan tidak dapat diganggu gugat.

12. Informasi lebih lanjut terkait Seleksi Calon Asisten dapat menghubungi

Sekretariat Panitia Seleksi melalui nomor telepon: 021 225 137 137 ext 1185 atau melalui email rekrutmen@ombudsman.go.id. [FR]