๐•Š๐•’๐•ž๐• ๐•ค๐•š๐•ฃ - ๐›๐ก๐š๐ฒ๐š๐ง๐ ๐ค๐š๐ซ๐š.๐ง๐ž๐ฐ๐ฌ
Polres samosir melaksanakan kegiatan OPS Yustisi dan PPKM Mikro dalam rangka penegakan hukum dan penerapan protokol kesehatan dalam upaya pencegahan covid-19 di wilayah Kecamatan Pangururan Kabupaten Samosir.
Selasa 8/02/22 sekira pukul 00:05 wib, giat OPS Yustisi dan PPKM mikro,menindak lanjuti perintah Kapolda Sumut dan Pemerintah untuk dilaksanakan OPS Yustisi secara berkelanjutan,yang mana diberbagai daerah tingkat terkonfirmasi positif Covid-19 terus meningkat,apalagi dengan adanya varian terbaru omicron.

Kegiatan OPS Yustisi dan PPKM Mikro tersebut dipimpin oleh AKP Catur Haryadi bersama dengan piket fungsi lainnya, baik itu dari SAT SABHARA , SAT LANTAS, SAT INTELKAM, SAT RESKRIM dan SAT NARKOBA, guna menunjang semua kegiatan yang sesuai tupoksi dan secara Proporsional dalam bertindak di lapangan.

Sasaran OPS Yustisi pada pagi dini hari ini,ada 5 lokasi titik sasaran, Simpang Empat HKBP , Cafe Buni-buni Pub, Batak Song Cafe , Simpang Tiga Bank Sumut, Warung makan semua berlokasi diwilayah Kecamatan Pangururan Kabupaten Samosir.

Personil Polres Samosir dalam OPS yustisi tersebut melaksanakan razia masker dan memberikan teguran bagi pengunjung yang tidak menggunakan masker, membagi-bagikan masker kepada pengunjung yang tidak menggunakan masker, menyampaikan himbauan kepada pemilik dan pengunjung untuk tetap mematuhi protokol kesehatan, memberhentikan pengendara yang sedang melintas dan tidak menggunakan masker.

Dalam OPS Yustisi tersebut juga sebagai perwira pengawas AKP Catur Haryadi menjelaskan pada pihak media ๐›๐ก๐š๐ฒ๐š๐ง๐ ๐ค๐š๐ซ๐š.๐ง๐ž๐ฐ๐ฌ bahwa, personil yang melaksanakan razia juga menghimbau kepada pemilik usaha dan pengunjung untuk tetap mematuhi prokes pencegahan Covid-19 seperti menggunakan masker dan menjaga jarak, Kepada pemilik usaha untuk mematuhi jam operasional yang telah ditentukan di masa pandemi Covid-19 serta membatasi jumlah pengunjung sesuai dengan Surat Edaran Bupati Samosir."ujar Catur Haryadi.

Hasil dari pelaksanaan OPS Yustisi tersebut Perwira penanggung jawab OPS Yustisi tersebut juga menjelaskan bahwa masih ditemukan beberapa tempat hiburan malam yang beroperasi diatas jam 00:30 wib. Personil melakukan pemeriksaan data diri dan mengecek apakah para waiters sudah melaksanakan vaksin atau belum terkhusus yang bekerja dicafe dan pub yang menjadi sasaran OPS Yustisi.

Namun masih ditemukan beberapa waiters/pelayan Cafe yang belum melaksanakan Vaksin III. Buni-buni Pub sebanyak 15 orang waiters yang belum divaksin dan Batak Song Cafe sebanyak 10 orang waiters.

Selanjutnya Personil Polres yang tergabung dalam OPS Yustisi tersebut memberikan arahan dan penekanan kepada para Waiters untuk melaksanakan Vaksinasi tahap III esok hari di Kantor Polres Samosir, Pada Selasa 08 Februari 2022, kegiatan OPS Yustisi dan PPKM Mikro dalam rangka pencegahan Covid-19 selesai dilaksanakan pukul 01:45 wib.

Sebagai penanggung jawab kegiatan OPS Yustisi ini ,perwira itu juga menegaskan kepada awak media ๐›๐ก๐š๐ฒ๐š๐ง๐ ๐ค๐š๐ซ๐š.๐ง๐ž๐ฐ๐ฌ,bahwa kegiatan ini juga tidak terlepas dari perintah Kapolres Samosir AKBP Josua Tampubolon,SH,MH, Dikarenakan angka terkonfirmasi positif Covid-19 dikabupaten Samosir masih ada 5 (lima) masyarakat Samosir terkonfirmasi positif, sehingga tetap perlu dilakukan OPS Yustisi dan PPKM Mikro sebagai salah satu upaya mencegah terjadinya penyebaran Covid-19 Varian terbaru Omicron di wilayah Kabupaten, Samosir.

Selama berlangsungnya kegiatan tersebut di atas, situasi berjalan aman dan kondusif, dengan menerapkan dan mengikuti protokol kesehatan Republik Indonesia yang ketat.

๐š๐šŽ๐š - Ambrosius Simbolon