Lamongan
news.bhayakara.
menindak lanjutin perkembangan  laporan    pencemaran nama baik institusi polisi dimana salah satu warung remang remang shela  selaku menjual minum miras yang mengatakan usahanya  di back up oleh oknum ke kepolisian.

Jum'at 11/02/22 awak media news.bhayangkara mendatangi Polsek sulokoro untuk  bertemu  dengan  kepala polsek sulokoro,Namun kebetulan beliau keluar kata iptu Aris Sugianto selaku  Intel Reskrim.
Iptu Aris Sugianto menjelaskan terkait laporan  kemarin malam, kami udah menindak lanjuti terkait laporan teman teman sehingga kami melakukan patroli  dalam rangka Kamtibmas di wilayah kecamatan sulokoro,infomasi yang kami dapat pemilik warung  bernama KHOLIATUN alias SHELA umur 39 tahun alamat desa tenggulun RT 06 RW 03 kecamatan sulokoro kabupaten Lamongan Jawa timur .
Saat kami melakukan pengeledahan di lokasi  warung tersebut kami temukan  miras jenis  arak  2,5 Botol dengan ukuran masing masing 1,5 liter.miras jenis arak di kapolsek untuk di jadi bukti  beserta pemilik warung di bawa ke Polsek Solokuro untuk di mintai keterangan lebih lanjut.

Terkait Masalah menjual nama institusi kepolisian yang back up ,Shela tidak mengakui itu,tapi kami dari institusi kepolisian Polsek sulokoro tetap melakukan penyelidikan lebih karna kami selaku kepolisian  polsek solokuro tidak pernah memback up hal hal seperti .ujar Iptu Aris Sugianto intel reskrim.

News.bhayakara mencoba nelpon melalui telpon seluler ke salah satu media onlen potretrealita.net. yang sempat mengunggah berita. Arif mengatakan kami  siap untuk menggawal kasus ini Sampai tuntas,andai pun dari pemilik warung Shela tidak mengakui omongannya kami pun punya bukti kuat untuk  melaporkan  resmi agar nama institusi kepolisian terus baik di mata masyarakat.sekaligus  memberi efek jera bagi  pemilik warung agar tidak menjual nama institusi kepolisian.ramli