Kota Bima, NTB.(Bhayangkara News)  BPJS Cabang Bima tetap mengutamakan pelayanan terbaik kepada semua Peserta BPJS. Baik itu peserta BPJS mandiri, BPJS KIS Maupun BPJS Profesi. Semua dilayani sama tanpa membedakan kelas. "Semua kita berikan pelayanan yang sama dan terbaik". Ungkap Humas, Husto Null Anshori didampingi staf bidang komunikasi, Abdul syukur kepada beberapa Media, selasa (8/2/22) di Kantor BPJS Cabang Bima.


Terkait mencuatnya berbagai keluhan tentang adanya kartu peserta BPJS mandiri yang sudah tidak aktif, namun Iuran tetap membayar. Itu jelas tidak ada. Karena tidak aktifnya kartu sudah pasti hal itu bukan sebuah kesalahan dari BPJS, melainkan murni kesalahan peserta yang tidak memenuhi kewajiban membayar Iuran setiap bulannya.


Kartu tidak akan aktif, bila tidak membayar yuran. Dan pihaknya membantah dengan keras, bila dikatakan ada peserta BPJS mandiri yang membayar tapi kartunya tidak aktif. " Itu tidak mungkin, kecuali peserta BPJS mandiri sendiri yang tidak memenuhi kewajibannya. Tegasnya.


Sejauh ini, pihak BPJS tetap mengutamakan pelayanan dan sangat menghindari mempersulit peserta BPJS dari semua tingkat kelas. Baik kelas I, II dan III. Untuk cicilan sendiri bagi BPJS Mandiri, untuk kelas I, sebesar Rp. 150 ribu, kelas II, Rp. 100 ribu dan kelas III, 50 Ribu. Semua peserta diwajibkan membayar hingga 24 bulan. Dan selebihnya tidak lagi di bebankan. "Peserta Bpjs mandiri hanya berkewajiban membayar 24 bulan. 


Dan selebihnya, tahun berikutnya tidak lagi di bebankan. Kecuali peserta tidak membayar, maka sudah pasti kartunya tidak aktif dan tidak dapat digunakan, untuk tunggakan  pembayaran selama 24 bulan yang tidak dibayarkan pihak BPJS meberikan Keringanan dengan melakukan pembayaran secara Cicil.


Saat ini tercatat peserta BPJS mandiri kota Bima sebanyak 24. 228 jiwa dan penerima bantuan pemerintah sebanyak 11. 909 jiwa, jumlah tersebut, sudah terlayani dengan baik. Kalaupun ada kekurangan kekurangan yang ada. Maka pihak BPJS akan menindak lanjuti dengan melakukan evaluasi dan memperbaikinya. "Kita bekerja tetap dengan profesional untuk membantu dan meringankan beban masyarakat untuk pelayanan kesehatan terbaik", pungkasnya.(Jen)