Lamongan Bhayangkara.news kegiatan fogging/pengasapan untuk mencegah bahaya demam berdarah (BDB)berapa minggu yang lalu di desa payaman kecamatan solokuro kabupaten lamongan jawa timur  menuai ramai di perbincangan dimasyarakat.jum'at 18/02/22.

Kami awak media dimana  topoksinya sebagai kontrol sosial menemukan keganjalan yang patut di pertanyakan.di duga teridikasi ada permainan  dalam pelaksanaan  fogging/pengaspan(pungli)baik itu dari instansi puskesmas payaman,dinas kesehatan serta aparatur desa payaman itu sendiri".

Dimana dugaan kami semakin kuat setelah awak media bhayangkara news mengkonfirmas  semua yang terlibat dalam kegiatan fogging/pengasapan berbeda semua jawabannya.

andre selaku kepala puskesmas  terkait fogging saat di konfirmasi  pun dia tidak menjawab,yang alasan cape lah,sibuk lah,malah  mengatai awak media tidak punya etika dan tidak professional dalam berkomunikasi lah.kalau menurut saya andre ini kurang etis lah.yang mana notabene sebagai pelayan masyarakat ngomong kaya buka seorang tidak punya pendidikan .padahal kami awak media cuma mau konfirmasih terkait kegiatan fogging.
Harapan kami sebagai media kontrol sosial,mohon kepala dinas kesehatan untuk menindak lanjuti terkait fogging di desa payaman dan kami juga berharap kepada panitia pelaksana program fogging untuk  transparan,karna dana untuk fogging tersebut  swadaya masyarakat menelan anggaran cukup besar.(ramli