Kabag Ops Polres Samosir Kompol Lengkap Suherman SH, bersama Kasat Lantas Polres Samosir AKP Yuswanto mengecek personil pos padat pagi turun langsung kepasar rakyat, guna menghimbau masyarakat dan para pedagang untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan pemerintah RI,meskipun melakukan kegiatan aapapun tetap memperhatikan kesehatan ,yang mana harus tetap memakai masker dan menjaga jarak.

Perwira melati satu itu juga,mengecek personil polres samosir yang terlibat pos padat gatur lalin pagi dibeberapa titik rawan kemacetan ,yang mana banyak mobilisasi masyarakat karena setiap hari rabu pasar rakyat (onan) terletak diinti kota.
Orang nomor tiga di Polres Samosir menuturkan
" Penguatan personil dititik titik pos padat pagi,dikarenakan pada pagi hari mobilisasi masyarakat pengguna jalan meningkat ,baik yang bekerja,berdagang dan para pelajar  di jam jam waktu pagi meningkatnya aktivitas,dan untuk turun langsung ke lokasi pusat pasar rakyat (onan) guna memberikan masker bagi masyarakat atau pedagang yang tidak memakai masker ,serta menghimbau masyarakat bahwa dikabupaten samosir ,masyarakat terkonfirmasi positif masih ada ,yakni berjumlah 6 masyarakat yang terpapar covid-19,maka dari itu kegiatan ini guna menekan turun jumlah masyarakat yang terpapar covid-19 dikabupaten ini." begitu penjelasan dari Kabag Ops Polres Samosir ,yang baru berdinas dipolres samosir lebih kurang 3 bulan itu.

Ada pun titik titik ,lokasi pos padat yang dilakukan pengecekan oleh Kabag Ops Polres Samosir itu adalah ,simpang empat gereja bolon,simpang empat hotel wisata,terminal onan baru,simpang tiga bank sumut,depan Bank BNI jalan Nahum Situmorang,simpang tiga Nahum Situmorang,pasar rakyat(onan) pasar pardomuan 1, kecamatan pangururan kabupaten samosir, semua titik tersebut terletak diinti kota Pangururan Rabu 09/02/2022.

Kabag Ops Polres Samosir juga menambahkan bahwa ,kegiatan ini atas perintah Kapolda Sumut yang langsung menginstruksikan kepada Kapolres Samosir ,yang pada waktu itu mengikuti langsung virtual zoomeeting dengan bapak Presiden Republik Indonesia beberapa waktu lalu.itu semua guna menekan agar varian terbaru omicron tidak menyebar diberbagai wilayah indonesia ,dan juga sekaligus memberikan arahan tentang metode dan mekanisme pencegahan penyebaran covid-19.

Selama kegiatan dan pengecekan itu berlangsung, semua berlangsung dengan aman dan baik ,dan tetap mengikuti protokol kesehatan Republik Indonesia.