Banyuwangi, "Bhayangkara.news
Masyarakat Songgorejo agendakan  aksi Demontrasi, karena audiensi yang di lakukan pada hari Senin,14/02/2022  di Kantor Camat Songgon tidak menemukan solusi.

Berbagai jalan sudah di tempuh oleh Panitia pembangunan Masjid At-taubah Warahmah, mulai  lobi-lobi, Audiensi dengan Kecamatan, tetap saja tidak ada solusi hingga kami sepakat lakukan aksi turun ke jalan. Surat pemberitahuan aksi turun jalan sudah kami layangkan.

Hal ini di lakukan Panitia karena pembangunan Masjid yang sudah mencapai 50% di hentikan Pemerintah Desa Songgon, menurut Ilham (Korlap) " Kami sudah menempuh berbagai cara untuk mencari solusi terkait pemberhentian Pembangunan Masjid tersebut, tapi semua jalan buntu tidak menemukan hasil, ya terpaksa kami harus aksi turun ke jalan untuk mencari solusi terbaik."Pungkas Beliau.

Lebih lanjut Beliau menambahkan, "Kami sudah susah payah membangun Masjid, kenapa bangunan sudah mencapai 50% kok di hentikan, mbok yo sejak awal Pemdes melarang kami, terus siapa yg bertanggung jawab kerugian atas pembangunan ini..? apa Pemdes mau..? " begitu tambahnya dengan nada kesal.

Sesuai Surat pemberitahuan yang di tujukan pada Polsek Songgon, di situ tertera Aksi  Demontrasi di laksanakan pada hari Selasa, 01 Maret 2022  pukul 09.00 wib, dengan jumlah masa 50 orang, untuk sasaran Kantor Camat Songgon. "Pungkasnya."SnT,