Denpasar, BALI.(Bhayangkara.News) Narapidana (Napi) kasus Narkoba bernama yoga yang saat ini sedang menjalani proses hukuman di Rumah Tahanan Negara (Rutan) kelas II B Bima berhasil melarikan diri (kabur). 


Di jemput Sabtu tanggal (05/2/2022) pada pukul 22.30 Wita di Lapas Kerobokan Bali dan langsung menuju Bandara Ngurah Bali.Tim Opsnal Satbrimobda NTB di bawah pimpinan Katim Aipda Ardi Baron Bayuseno.


Minggu (06/02/2022) mengatakan Napi tersebut tengah menjalani hukuman di LP Raba Bima.

“Napi tersebut tengah menjalani hukuman Di LP Raba Bima dengan kasus narkotika ,” ujar Katim Aipda Ardi Baron Bayuseno.


Menurut Katim Aipda Ardi Baron Bayuseno, kronologi kaburnya napi tersebut, akibat keributan para Napi di Rutan kelas II B Raba Bima itu, yang berawal dari adanya keberatan MR salah satu Napi tahanan titipan Kejaksaan Negeri Bima.


“MR merasa berbelitnya kasus yang menimpanya. MR merasa keberatan karena ada kesepakatan damai dengan pihak korban,” ungkapnya.

“Akibatnya, ia mengajak rekan-rekannya di Rutan menuju Kantor Kejaksaan dengan menerobos pintu penjagaan Rutan dengan Akibat kejadian tersebut, beberapa kaca di Rumah Tahanan pecah serta 19 tahanan kabur salah satunya yoga ini ,” tambah Ardi Baron.


Setelah dilakukan pengejaran oleh Gabungan Anggota Polres Bima Kota, Batalyon C Brimob NTB, Kodim 1608 Bima, Rutan Kelas II B Bima, kembali di lakukan penjemputan satu Napi yoga yang sempat kabur ke pulau Dewata Bali, Pungkas Ardin


“ Dua Anggota Intelmob Satbrimob Polda NTB menjemput Yoga kasus narkotika/pelarian LP kelas IIB raba Bima di Bali , Tiba di bandara Sultan Muhammad Salahuddin Bima dan di jemput oleh Danyon C pelopor AKBP ZULKARNAIN SIK serta di kawal oleh 5 personil dari bataliyon C Bima.Menuju Lapas kelas II Raba Bima” kata ardi baron.(Jen)