Bima(bhayangkara news)- Seorang remaja SMA, Salim (L/17) ditusuk dengan anak panah hingga menancap di punggungnya pada Jum’at (31/12/21) malam sekitar Pukul 21.00 wita di Desa Sondo Kecamatan Monta Kabupaten Bima.

Korban yang merupakan warga Desa Tolotangga Kecamatan Monta ini ditusuk pelaku berinisial UD (L/18), warga Desa Sondo.
Menurut Kapolres Bima, AKBP Heru Sasongko, S.I.K, yang dirilis Kasi Humas, Iptu Adib Widayaka, awalnya korban bersama dua teman satu sekolahnya tengah nongkrong di pinggir Lapangan Desa Sondo. Lalu pelaku bersama teman-temannya datang hendak menganiaya korban.

“Korban langsung lari,” kata Adib.

Kejar-kejaran antara korban dengan ketiga pelakupun terjadi di seputaran Lapangan Desa Sondo.

Nahasnya, korban berhasil ditusuk pelaku dari belakang, pada saat ingin melarikan diri dengan sepeda motor.

“Korban tiba-tiba ditusuk oleh pelaku dari arah belakang dengan menggunakan anak panah yang mengakibatkan korban tertusuk anak panah dan menancap pada bagian punggung sebelah kiri.” Tutur Adib.

Untungnya, aksi para pelaku berhasil dihalau oleh warga sekitar sehingga pelaku dan teman-temannya tidak lebih jauh mengejar dan menganiaya korban bersama kedua temannya.

Korban dan kedua temannya yang lolos langsung meninggalkan TKP menuju Puskesmas Monta untuk mendapatkan penanganan medis.

Sementara itu, pihak keluarga korban yang mengetahui kejadian tersebut langsung menuju Desa Sondo untuk mencari pelaku.

Namun berhasil dihalau oleh anggota piket Subsektor Wilamaci dan anggota piket Posramil Monta Selatan di Desa Sondo.

Kemudian pihak keluarga korban langsung kembali ke Desa Tolotangga dengan syarat pelaku harus segera ditangkap.

Pelakupun berhasil diringkus Pukul 21.45 Wita, dan dibawa untuk diamankan ke Mapolsek Monta.

Sedangkan korban bersama pihak keluarganya kembali ke Desa Tolotangga setelah mendapatkan penanganan medis di Puskesmas Monta, Pukul 22.30 Wita,

Kapolres bima, sebagaimana dikutip Adib, menghimbau pihak korban dan keluarga agar melaporkan kejadian tersebut secara resmi di Polsek Monta, dan mempercayakan penyelesaian kasus tersebut sepenuhnya kepada kepolisian.

Dihadapan Petugas UD Mengakui dirinya Melakukan penganiyaan terhadap Korban dilakukan Bersama FT dan DM yang pada saat itu sempat melarikan diri.

Tidak butuh waktu lama Kedua pelaku FR dan DM berhasil ditangkap oleh Bhabinkamtimas Desa Tolotangga Aipda Suherman Didua tempat yang Berbeda.

Pelaku FT yang merupakan warga desa Sondo ini ditangkap Dikediaman di desa Sondo Sekira Pukul 12.30.Wita. pada saat ditangkap FT sedang asyik Duduk didepan rumah nya sehingga Suherman Langsung Meringkus nya, sementara MD ditangkap di persembunyian dipasir Putih Desa laju Pukul 14.30 Wita Siang ini.

“Motif para pelaku melakukan penganiayaan terhadap korban yaitu balas dendam karena adiknya pelaku dipukul oleh korban di Desa Tolotangga kemarin [Kamis] malam,” jelas Adib dalam rilisnya.

Kedua pelaku langsung digelandang Menuju Mapolsek Monta untuk di proses Hukum lebih lanjut (Jen)