Kota-Bima(Bhayangkara.News) Upaya meningkatkan Pemasukan Pajak Kendaran Roda Dua dan Roda Empat di Wilayah Nusa Tenggara Barat Samsat Unit Bima terus Bekerja Intens melakukan Operasi Gabungan (OPGAB), sesuai dengan data yang di himpun oleh Redaksi Media Bhayangka.News, Pihak Samsat mencatat Kurang lebih sebanyak 20192 kendaraan roda dua dan empat belum melakukan daftar ulang. Demikian diungkapkan, Drs. Adin Rabu, (19/1).


"Akibat dari jumlah kendaran yang belum mendaftarkan ulang, bila di hitung dengan Rupiah bisa mencapai 13 Milyar lebih. Samsat menargetkan setiap tahunnya pendapatan dari pajak kendaraan akan di tingkatkan. Upaya dan usaha akan terus dilakukan, kita akan terus Intens bekerja, ujarnya.


Tahun yang lalu 2021, Samsat mendapatkan pemasukan pajak kendaraan dari mutasi maupun perpanjangan pajak baru lebih kurang sebesar Rp. 25 M lebih, dan Angka ini dari hasil capaian 12 wilayah kerja.


Untuk wilayah Kota Bima dan tujuh kecamatan di wilayah kabupaten, diantaranya, sape, ambalawi, wera langgudu, wawo dan lambitu, adapun kendala yang dihadapi di selama ini yang bisa mengurangi pemasukan Pajak, yaitu banyaknya pemilik kendaraan belum bisa melunasi kewajibannya karma belum punya uang juga, kendala di kendaraan sudah di pindah tangankan.


Dia menjelaskan, untuk target 2022 Samsat menarget ada peningkatan pemasukan dari 40%, menjadi 60% keatas. Karena fakta dari kesadaran masih lebih banyak yang belum membayar dari yang membayar, yaitu 52% penunggak, 48% kembali membayar.


Ikhwan, S. Sos. Kasi Pendataan dan Pemetaan, menyampaikan, bahwa tahun 2022, Samsat akan terus meningkatkan kegiatan (OPGAB), dengan target sebanyak 100 kali dalam tahun ini, atau rincian nya setiap bulan akan dilakukan sepuluh kali OPGAB, kalaupun itu tidak ada kendala di lapangan.


Disamping itu, juga akan tetap mengintenskan Mobil Samsat keliling, agar Bisa menerima Pelayanan yang Super Cepat, dan juga memberikan kemudahan. Selain itu, juga untuk pembayaran pajak kendaraan sudah satu pintu, yaitu melalui petugas Bank NTB Syariah, yang sudah tetap standby di kantor Samsat.ujarnya(Jen)