Bhayangkara.news-
Ratusan massa dari berbagai elemen masyarakat subang sambangi kejari subang dalam rangka mempersoalkan berbagai penanganan kasus kasus di kejaksaan yang tidak transparan dan seolah olah di peti es kan ..

seperti permasalahan dalam perkara kasus SPPD fiktip dewan sampai sekarang ini pun perkaranya hanya mengkorbankan 2 ASN pemda saja yaitu Aminudin dan Johan sedangkan untuk para anggota dewan seolah olah di loloskan.dan waktu waktu dekat ini ketua lsm Gampil pun saudara enjang black akan melaporkan terkait kegiatan uplend manggis di dinas pertanian subang karena menurut kajian kami bahwasannya kegiatan tersebut tidak transparan dan ketika kami konpirmasi ke salah satu wakil DPRD subang 

permasalahan dana talang dari kegiatan uplend tersebut menggunakan dana talang dari APBD namun kami dari DPRD subang belum pernah di ajak untuk membahas persoalan dana talang tersebut dan kalau lah benar kegiatan tersebut apa adanya ini akan menjadi persoalan di kemudian hari ujar DPRD subang yang ga mau identitasnya di sebutkan 

  setelah kami investigasi ke lapangan dari lsm Gampil memang persoalan tersebut di duga banyak permasalahan nya..untuk itu kepada APH untuk terus mengawasi kegiatan di dinas pertanian subang tersebut...ujar enjang black kepada media..