SUMATERA SELATAN(bhayangkara.news)
OGAN KOMERING ILIR 25 Januari 2022.
Aksi pencurian dengan kekerasan (curas) dengan modus begal menggunakan senjata api dan senjata tajam yang menyebabkan korban luka dan meninggal dunia cukup marak terjadi diwilayah Kabupaten Ogan Komering Ilir.

Sepanjang bulan januari 2022 ini saja, setidaknya terdapat tiga kasus begal bersenjata api yang terjadi, dimana kejadian pada awal tahun kemarin tepatnya, (2/1/2022), kejadian di dalam kebun Kelapa sawit. Kemudian pada (16/1/2022) dijalan lintas timur perbatasan desa Dabuk Rejo – Bumiarjo, korban mengedarai motor Yamaha NMax ditembak pada bagian perut.
Yang terbaru kejadian, selasa (25/1/2022), pukul 06.30 wib, diwilayah Bendungan Komering (BK) 29 Desa Cahaya Makmur Kecamatan Lempuing OKI. Korban ditembak didepan anak istrinya oleh pelaku begal yang merampas motor NMax milik korban. Korban meninggal dunia meskipun sempat mendapatkan perawatan medis.
Menurut keterangan salah seorang tokoh masyarakat Cahaya Makmur berinisial IM mengatakan, kejadian itu bermula dari korban Budi Satmoko (34) warga  Desa Wana Makmur, Kecamatan Semendawai Timur OKUT hendak mengantar istrinya ke Kecamatan Martapura yang kebetulan lulus seleksi PPPK di Pemerintah Kabupaten OKU Timur.

Korban bersama istri dan anaknya yang berusia sekitar empat tahun mengendarai sepeda motor Yamaha NMax dari desa Cahaya Makmur menuju Martapura melintasi jalan Bendungan Komering (BK).

Sekitar pukul pukul 06.15 wib, korban yang merasa sejak dari desa cahaya maju korban merasa diikuti hingga kewilayah desa Cahaya Makmur.

Korban yang merasa takut tersebut akhirnya berusaha untuk menghentikan kendaraannya dan berbalik arah, namun saat itu pelaku yang berjumlah dua orang dengan menggunakan sepeda motor CRF langsung menghadang korban sambil mengacungkan senjata kearah atas.

Pelaku berusaha untuk meletuskannya ke arah atas namun saat itu senjata yang digunakan pelaku tidak meledak.

“Korban ini mengira senjata itu adalah mainan, lalu korban mendekati pelaku, namun saat itu pelaku kembali meletuslah senjatanya namun bukan kearah atas tetapi kearah tubuh korban dan mengenai lengan sebelah kanan hingga tembus kebagian tubuhnya.” Katanya.

Korban yang terkenan tembakan langsung roboh, sementara pelaku langsung kabur membawa motor korban kearah belitang. Sedangkan korban yang ditinggalkan tergeletak dengan luka tembak akhirnya dibantu warga yang kebetulan sedang melintas.

Menurutnya, saat ini pihak kepolisian baik dari polres OKI maupun Polda Sumsel sudah turun kelapangan untuk melakukan pengejaran.

“Kejadian ini yang kedua kalinya dalam waktu berkelang sepekan, warga menjadi was-was jika akan melintas.” Tukasnya.

Sementara itu Kapolres OKI, AKBP Diliyanto SH MH melalui Kasat Reskrim AKP Sapta Eka Yanto membenarkan adanya kejadian tersebut dan saat ini pihaknya tengah melakukan pengejaran terhadap pelaku.


Deni wijaya