SERDANG BEDAGAI [Bhayangkara News] - Sikap Kepala Desa (Kades) Sei Sijenggi Kecamatan Perbaungan dapat dikategorikan arogansi didepan umum.

Demikian ditegaskan Ketua FKI 1 Sergai, M. Nur Bawean didampingi Sekretaris Aziz Tanjung kepada media ini, Minggu (23/1) siang tadi.

"Sikap oknum Kades mengamuk dengan wartawan karena dikonfirmasi, maka perlu dilakukan evaluasi terhadap Kades tersebut, Dinas PMD Sergai harus bertindak,"ujarnya.

Menurut M. Nur Bawean, tidak sepantasnya seorang Kades marah marah kepada wartawan atau kepada siapapun, semestinya Kades tersebut memberikan informasi kepada wartawan sesuai yang ia ketahui.

"Sepertinya Kades Sei Sijenggi telah melanggar Undang Undang nomor 14 tahun 2008, tentang Keterbukaan Informasi Publik, karena tidak memberikan informasi publik kepada wartawan,"tutupnya.

Dikonfirmasi Soal Galian C, seperti diberitakan sejumlah media online, bahwa sikap arogansi ditunjukan seorang Kades Sijenggi terhadap wartawan saat melakukan konfirmasi terkait atas beroperasinya kegiatan galian C yang diduga ilegal berada di Dusun II Desa Sei Sijenggi Kecamatan Perbaungan, Sergai, Rabu (19/1/2022).

Sutarman tersulut emosi (Marah) saat sejumlah wartawan melontarkan pertanyaan terkait atas beroperasinya galian C yang diduga ilegal itu hanya berjarak beberapa ratus meter dari kantor Kepala desa Sei Sijenggi, tepatnya dipinggir Jalinsum Sergai.

Emosi, sang Kades pun semakin memuncak saat sejumlah wartawan melakukan konfirmasi dengan cara sistem door stop (Cegat).

"Konfirmasi beko itu besar, konfirmasi aja langsung, kenapa rupanya," kata Kades Sutarman dengan nada lantang kepada sejumlah wartawan.

Tak hanya itu saja, Kades Sutarman juga gerah dengan kehadiran sejumlah wartawan saat dirinya diperiksa inspektorat soal anggaran dana desa (DD) Sei Sijenggi. 

Bahkan, dia pun bertambah emosi lagi ketika sejumlah pertanyaan kembali dilontarkan kepada dirinya.

"Kau selalu aja Sur," ucap Sutarman dengan nada emosi kepada salah satu wartawan.

Makin emosinya, beberapa rekan kepala desa yang lain mencoba untuk menenangkan Kades Sutarman.

Lagi-lagi Kades Sutarman tersulut emosi kepada wartawan, dia mengarahkan agar wartawan mendatangi langsung pihak pengusaha tersebut. 

"Kau tahu disana beko besar, kau datangi aja dan kau kenal lagi sama orangnya,"bilang Sutarman.

Namun, saat disinggung perijinannya, Kades Sutarman berdalih tidak punya andil.

"Silakan aja monggo mau kemana, apa aku ada andil disana, kok bodoh kali jadi orang," kata Kades.

Dihadapan sejumlah wartawan, Kades Sutarman mengatakan, itu bukan urusanmu gak ada kewenanganmu disitu, sembari menunggangi sepeda motornya berlalu pergi.

Sebelumnya, sejumlah wartawan mendatangi lokasi beroperasinya kegiatan galian C yang diduga ilegal berlokasi Dusun II Desa Sei Sijenggi Kecamatan Perbaungan.

Terkait atas beroperasinya kegiatan galian C yang diduga ilegal tersebut, wartawan mencoba mengkonfirmasi dengan Kanit Tipiter Polres Sergai Ipda B Sitorus.

Dia mengatakan akan turun langsung kelokasi untuk melihat dan melakukan tindakan atas beroperasinya kegiatan galian C yang diduga ilegal tersebut. [RelFR]