Palembang - 𝔹𝕙𝕒𝕪𝕒𝕟𝕘𝕜𝕒𝕣𝕒.ℕ𝕖𝕨𝕤
Pali - Air mulai masuk ke pemukiman warga pada tanggal 11 Januari 2022 hingga saat ini Jumat 14 Januari 2022 pukul 22:00 ketinggian air mencapai kurang lebih 2 meter.

Abu Rizal Ketua DPC Gencar Pali Sumatera Selatan berharap agar Pemerintah bisa secepatnya merealisasikan keinginan serta harapan masyarakat Desa Curup Kecamatan Tanah Abang, mengingat desa ini sudah menjadi desa langganan banjir, ya bagaimana tidak banjir bisa 5 sampai 6 kali dalam satu tahun, hal tersebut di sampaikan Rizal saat di temui oleh awak media di Sekretariat DPC Gencar Pali jalan raya Desa Curup Kecamatan Tanah Abang Pali Sumatera Selatan, Sabtu (15/01/22).
Mengingat pada tanggal 08 Januari 2020 pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir telah mengeluarkan Surat Tugas kepada Asisten Perekonomian dan Pembangunan, kepala Dinas PU, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman, Kepala Dinas Pertanian, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah, Kepala Bagian Pemerintahan Umum, Kepala Bagian Ekonomi dan Pembangunan, Kepala Bagian Hukum, Camat Tanah Abang, Kapolsek Tanah Abang, serta Kepala Desa Curup untuk melakukan peninjauan lapangan terkait proposal permohonan pembangunan jalan lingkar dibantaran sungai Lematang sekaligus mengecek kelengkapan serta keabsahan surat kepemilikan lahan yang akan dihibahkan untuk pembangunan jalan lingkar bantaran sungai Lematang. tujuan dari proposal permohonan pembangunan jalan dibantaran sungai ini jelas untuk dijadikan tanggul demi menahan ketinggian air yang masuk ke pemukiman warga, akan tetapi hingga saat ini tidak ada titik terang atau kepastian apakah permohonan tersebut direalisasikan atau tidak?

Dengan adanya banjir ini jelas menjadikan sebagian besar mata pencaharian masyarakat menjadi terganggu dan pastinya berimbas akan perekonomian masyarakat lumpuh, itulah sebabnya mengapa masyarakat Desa Curup Kecamatan Tanah Abang Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir sangat berharap agar pemerintah serius menangani hal ini.
 ( Rikka )