EMPAT LAWANG (Bhayangkara.news)- Pemerintah Kabupaten Empat Lawang menggandeng Lembaga Survey Indonesia (LSI) untuk melakukan survey terhadap kinerja Pemerintah Kabupaten Empat Lawang dibawah kepemimpinan H. Joncik Muhammad dan Yulius Maulana.
Hasil survey LSI dipaparkan lansung oleh Direktur Eksekutif LSI Djayadi Hanan, P.hd, di Hotel Swarna Dwipa, Palembang (27/01). dijelaskan bahwa LSI melakukan Survey ini pada Bulan Desember 2021. dalam paparan hasil survey didapati bahwa 72,6 persen puas sedangkan 7,8 persen sangat puas jadi totalnya 80,4 persen puas terhadap kinerja Bupati dan Wakil Bupati Empat Lawang.
Hasil survey tersebut dikuatkan oleh fakta dilapangan Terutama dalam penanganan Covid-19 dan vaksinasi "Kabupaten Empat Lawang unggul diatas rata-rata dalam penangangan covid-19 dan vaksinasi, saya sempat tidak percaya, saya minta ahli statistik LSI untuk uji lebih dalam, ternyata memang benar, dan kabarnya mendapat vaksinasi terbaik se-Sumatera Selatan," terang Dosen Senior Ilmu Politik  Universitas Paramadina ini. 
Kemudian dipaparkan bahwa janji Bupati dan Wakil Bupati untuk meningkatkan keamanan di Bumi Saling Keruani Sangi Kerawati juga menunjukan hasil positif, 88,8 persen masyarakat merasa bahwa Kabupaten Empat Lawang telah jauh lebih aman semenjak dipimpin oleh bupati H.Joncik Muhammad, dari 88,8 Persen yang merasa aman  tersebut 90,7 persen mengatakan berkat adanya program Pol PP Desa dan pendirian pos-pos keamanan desa di daerah rawan kriminalitas.

namun menurut  lulusan Ohio State University, Amerika Serikat ini, prestasi dan capaian kerja pemerintah Kabupaten Empat Lawang baik dari segi pemerintahan maupun dari segi peningkatan keamanan masih belum terekspos dengan maksimal, temuan hasil survey menunjukan bahwa mayoritas masyarakat tidak mengetahui terhadap prestasi dan penghargaan yang didapat oleh Pemkab Empat Lawang.

"Sebagai contoh misalnya hasil survey menunjukan hanya Sekitar 24.8 persen masyarakat yang mengetahui berita Pemerintah Kabupaten Empat Lawang mendapat Penghargaan Mata Lokal Award 2021 dari Tribun Sumsel, karena berhasil menurunkan angka kriminalitas (pencurian, begal, dll),  dari yang tahu mayoritas percaya bahwa Pemerintah Kabupaten Empat Lawang berhasil menurunkan angka kriminalitas," papar mantan Direktur Excutive SMRC ini.

menurutnya Salah satu indikator keamanan adalah masuknya investasi seperti pembangunan pabrik pengolahan sawit di Kecamatan Saling, namun masih berdasarkan hasil survey mayoritas masyarakat belum mengetahui hal tersebut.

menyikapi hal tersebut ketua tim percepatan pembangunan Kabupaten Empat Lawang Ir. Suharli M. Yamin mengatakan bahwa seluruh stakeholder terkait harus berusaha maksimal agar setap program kerja dan kebijakan dapat terlaksana dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

"Kalau programnya berjalan dengan baik, dan manfaatnya dirasakan oleh masyarakat, maka sudah pasti informasinya akan otomatis menyebar dari mulut ke mulut di tengah masyarakat, meski kita juga tidak boleh mengabaikan peran media sebagai mitra strategis pemda" ungkapnya

Sementara Bupati Empat Lawang H. Joncik Muhammad mengatakan bahwa survey ini sengaja dilakukan tidak lain untuk menilai sejauh mana capaiannya kinerja pemerintahannya.

"Kita sengaja memilih LSI sebagai mitra karena sudah terbukti kredibilitas dan integritasnya, saya katakan kepada pak djayadi, bahwa kami ingin hasil ril, sesuai kondisi nyata, apa yang benar-benar dirasakan oleh masyarakat, sampaikanlah walau pahit bukan ABS (asal bapak senang), karena hasil survey ini adalah bagian muhasabah kita dalam bekerja, yang sudah bagus kita tingkatkan, dan yang masih rendah kita kebut di sisa masa jabatan kami, karena hal itu adalah janji, dan janji wajib ditepati" imbuh ketua keluarga alumni Universitas Gadjah Mada (KAGAMA) Sumsel ini 

Untuk diketahui Lembaga Survei Indonesia (LSI) merupakan lembaga survey terpercaya di indonesia, dikutip dari website lsi.or.id Lembaga Survei Indonesia (LSI) didirikan oleh YAYASAN PENGEMBANGAN DEMOKRASI INDONESIA (YPDI) pada 2003, LSI bersifat independen, non-partisan dan nirlaba. Sejak didirikan sampai Februari 2010 ini, Lembaga Survei Indonesia (LSI) telah melakukan lebih dari 546 kali survei opini, persepsi dan perilaku masyarakat Indonesia dalam hubungannya dengan persaingan politik atau pemilihan umum dan kebijakan-kebijakan publik nasional maupun daerah, masalah-masalah sosial, demokratisasi, dan hubungan internasional yang telah teruji dan menjadi kerjasama dengan berbagai organisasi Nasional dan Internasional baik pemerintah maupun swasta seperti UNDP, Kedutaan Besar Negara Sahabat, Kementerian, Lembaga Non Kementerian dan juga pemerintah daerah.(Ardi/Rilis)