Banyuwangi[bhayangkara.news] - Satreskrim Polresta Banyuwangi melaksanakan kegiatan Giat penangkapan sindikat pencurian spesialis baterai tower dan kendaraan bermotor diwilayah hukum Polresta Banyuwangi. Rabu, (22/12).
Kapolesta Banyuwangi AKBP Nasrun Pasaribu beserta jajaran yang di dampingi Kompol Agung selaku kabag ops beserta kasat reskrim polresta banyuwangi dalam acara press conference tersebut dilaksanakan mulai pukul 09.00 WIB - selesai bertempat dihalaman mapolresta Banyuwangi. "ujar AKBP Nasrun".

Dalam penangkapan yang dilakukan oleh sat resmob berhasil mengamankan 8 tersangka. 4 tersangka yang berhasil diamankan tersangka spesialis pencurian baterai tower yang masing-masing memiliki peran yang berbeda. Dari penangkapan satresmob berhasil mengamankan barang bukti 68 baterai disalah satu rumah tersangka dari 19 TKP. Salah satu tersangka yang berhasil diamankan merupakan mantan pegawai vendor penyedia jasa. Nantinya baterai-baterai hasil curian tersebut akan di pilah-pilah. Kerugian ditaksir ratusan juta rupiah dari satu baterai senilai 24 juta. Saat mejalankan aksinya para tersangka melakukan pada malam hari karena jauh dari jangkauan masyarakat dari penangkapan petugas melakukan tindakan tegas terukur.
Ditempat yang Sama Satreskrim Polresta Banyuwangi berhasil meringkus 4 tersangka ranmor jaringan Jember, Banyuwangi, Lumajang, serta tidak menutup kemungkinan dikota lain dalam menjalankan aksinya. Dari penyeledikan ada sekitar 6 TKP serta masih 3 tersangka yang masih dalam pengejaran oleh petugas. Dalam menjalankan aksinya para tersangka menyatroni perumahan barang bukti yang berhasil diamankan kunci T, 2 unit bermotor jenis matic dan 1 unit mobil. Dalam setiap beraksi para tersangka memiliki peran yang berbeda, Ada yang menunjuk sasaran, joki, menjual hasil curian, dan menjemput hasil curian. Serta menghimbau kepada masyarakat yang merasa kehilangan untuk datang kepolresta banyuwangi membawa dokumen kendaraan untuk pencocokan kendaraan untuk pengambilan. "tutup Kapolresta Banyuwangi".