KABAR DAERAH
Maluku utara [bhayangkara.news]- Pimpinan Redaksi bhayangkara.news,angkat bicara terkait larangan peliputan,jurnalis dari media bhayangkara.news pada acara musdes di desa bibinoi, Selasa 14 Desember 2021 kemarin,

Menurut Taufik Hermanto,selaku Pimpinan Redaksi dari media bhayangkara.news,diduga oknum bendeahara desa itu telah melanggar Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 40 Tahun 1999 Bab VIII dengan ketentuan Pidana Pasal 18 ,yang berbunyi :

- Setiap orang yang secara melawan hukum dengan sengaja melakukan tindakan yang berakibat menghambat atau menghalangi pelaksanaan ketentuan pasal 4 ayat (2) dan ayat (5) di pidana dengan pidana penjara paling lama (2) tahun atau denda paling banyak Rp.500.000.000 (lima ratus juta rupiah).

Berdasarkan acuan di atas pimpinan redaksi bhayangkara.news akan segera melakukan langkah-langkah hukum atas perbuatan bendahara desa bibinoi terhadap jurnalis daerah dari bhayangkara.news!!!....jika dalam 1X24 jam tidak ada klarifikasi dari pihak oknum tersebut maka kami akan ambil langkah hukum....tutur Pimpinan redaksi bhayangkara.news,

Di tempat terpisah Bapak camat yang nama nya di catut atau di pakai untuk alibi oknum tersebut menghalangi jurmalis bhayangkara,angkat bicara dan klarifikasi kepada jurnalis bhanyakara.news di daerah,
Bapak camat menjelaskan kepada kami awak media jika beliau tidak pernah memberi intruksi melarang peliputan bagi awak media,dan beliau pun menyayangkan hal ini bisa terjadi!!!! Saya akan panggil bendahara desa itu secara kedinasan....tutur bapak camat.dan bapak camat menyampaikan permintaan maaf kepada redaksi media bhayangkara.news.

Red : 
[ Haya Gani]