sumatera selatan
kota Prabumulih Senin 27 Desember 2021

Prabumulih,[bhayangkara.news]-
pemerintah kota prabumulih mulai meluncurkan program  Penanganan stunting pada tingkat  daerah terutama di daerah kecamatan dan kelurahan di kota Prabumulih khusus nya.
Salah satu bagian dari program tersebut adalah pencegahan stunting yang terjadi di masyarakat.
Karena sebagian besar masyarakat belum paham dengan benar menganai stunting,
dan beranggapan bahwa stunting atau kerdil sebutan yang biasa digunakan di masyarakat adalah faktor keturunan. Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman serta peran serta masyarakat dalam program pencegahan dan deteksi dini stunting pada balita yang diharapkan secara langsung dapat memotivasi masyarakat kota prabumulih khusus untuk ikut serta memperhatikan pertumbuhan dan perkembangan pada anaknya sehingga pertumbuhan dan perkembangannya dapat optimal. Metode yang dialakukan adalah menilai pengetahuan masyarakat serta permasalahan yang dihadapi tentang pencegahan dan cara menilai/ deteksi dini stunting pada balita di  aula kecamatan Prabumulih selatan kota prabumulih 
Pengetahuan ibu diukur dengan menggunakan menggunakan pre test sebelum kegiatan dan post test setelah diberikan pengetahuan. Berdasarkan hasil pretest dan post test yang diikuti oleh 35 responden dapat dinyatakan bahwa hasil pre test tentang  tingkat pengetahuan responden mengenai propram pencegahan stunting sebesar 14 responden (40%) mengerti tentang program pencegahan stunting sedangkan berdasarkan hasil post test terdapat 27 responden (77,1%) yang mengerti  tentang program pencegahan

demekian
informasi yang di dapat dari rekan jurnalis Bhayangkara.news
di kecamatan Prabumulih selatan
Pemberdayaan masyarakat melalui gerakan pencegahan stunting di kecamatan Prabumulih selatan kota prabumulih.
uptd puskes tanjung Raman.
stunting
(kerdil) adalah kondisi dimana balita memiliki tinggi atau panjang badan yang kurang jika di bandingkan dengan balita seumurnya.
penyebab stunting adalah dari konsumsi makanan,air minum yg kurang bersih,faktor ekonomi keluarga,kebersihan lingkungan.
penyampai pak camat selatan angka vaksin di kec Prabumulih selatan sudah mencapai 80%.kepala UPTD Puskesmas tanjung Raman menyampaikan warga yg terkena stunting  di kec Prabumulih selatan mencapai 10 orang .
turut hadir dalam acara tsb Kabid dinas kesehatan kota prabumulih Djoko Listiani,SKM,MSI.ibu2 kader posyandu,bidan Kel/desa,aparatur Kel/desa RW/RT.

tutup (efriaman)
jurnalis Bhayangkara.news

Deni -efriaman