Pabumulih [ bhayangkara.news]- di abadikan sebagai dekomentasi sejarah. 

pembentukan
 YAYASAN ARRAHMAN PRABUMULIH DARUSSALAM .ada pun susunan kepengurusan yayasan ARRAHMAN PRABUMULIH DARUSSALAM berdasarkan akta notaris SK- KEMENKUMHAM No.AHU-0005340.AH.01.04 Tahun 2021
Sebagai berikut
-KETUA YAYASAN 
D.R.S.AZHAR SYUKRI
-WAKIK KETUA 
HERYADI S.H
-DEWAN PEMBINA
USTAD.  EKO MP 

ANGGOTA DEWAN PEMBINA 
-D.R.S HERYANTO.M.M
-SUKARNO S.H

DEWAN PENGAWAS
-KETUA USTAD 
JUNAIDI S.E
USTAD ALI SUBHI S.A.G
USTAD H.MAD AMIN S.A.G

berikut ini kilas balik sejarah nya yang kita dapat kan dari Nara sumber kita 
bapak (heryadi S.H)
dan USTADZ (EKO .M.P)
 
Sejarah menyatakan bahwa tersebarnya Syiar Islam  di Indonesia salah satu sebabnya adalah adanya Pesantren pesantren, yang dari Pesantren ini lahirlah Da’i-da’i baik tua maupun muda kemudian mereka turun ke masyarakat dengan cara pulang ke kampungnya masing masing. Dan di kampungnya inilah mereka dengan Ilmu Agama yang mumpuni mengajarkan kembali Ilmu mereka kepada seluruh lapisan masyarakat.
Untuk memperkuat pandangan masyarakat terhadap pentingnya  ilmu Agama maka para da’I tersebut membentuk suatu wadah perkumpulan yang disebut Majelis Taklim. Majelis Taklim  merupakan sarana dan prasarana Dakwah yang sangat bagus sekali dan tepat sasaran bagi masyarakat sebab dengan ada nya majelis majelis taklim masyarakat yang tidak pernah atau belum sempat mengenyam pendidikan Agama Islam dapat dengan mudah mengakses Ilmu ilmu apa saja yang dapat mereka pelajari, seperti Ilmu Fiqih, Ilmu Tauhid, Tahsin Hijaiyah dan Ilmu ilmu Agama Islam lain nya.
Dewasa ini  keberadaan Majelis Taklim menjadi  suatu hal yang sangat penting karena majelis taklim merupakan ujung tombak satu satu nya basic pertahanan terakhir umat Islam dari ancaman buta ilmu Agama dan terlebih bahaya lagi ancaman radikal liberalisme dan pemurtadan Agama. Sejalan dengan itu Majelis taklim juga terus berupaya memperbaiki  dan meningkatkan diri dalam penanaman Ilmu dan penghayatan Agama secara mendalam. Keberhasilan pendidikan Agama islam  di Majelis majelis Taklim ternyata dapat dirasakan langsung  oleh semua kalangan masyarakat yaitu dengan banyaknya semangat juang para alumninya sehingga terlahirlah Majelis majelis Taklim yang serupa sebagai kunci dan solusi permasalahan umat saat ini.  
Adapun demikian dengan adanya Majelis Taklim Wattadzkir Ratibulhaddad Ar Rahman Prabumulih, lahir dan terbentuk dua tahun yang lalu dari rasa kepedulian terhadap saudara seiman yang memerlukan bantuan Ilmu pengetahuan Agama Islam. Diprakarsai oleh Al Ustadz Ali Subhi, S.Ag  yang sekarang ini selaku Penasehat Majelis Ar Rahman,beliau merupakan salahsatu murid Ulama Masyhur di Kota Palembang yaitu Shohibul Fadhilatul Mukarrom K.H. Ali bin Umar bin Thoyyib (Almarhum) yang merupakan Alumni  Pesantren Darul Hadits di Malang, Beliau juga merupakan Pendiri Majelis Al Awwabien di Kota Palembang Daarussalam. Ustadz Ali subhi mengajak salah satu murid nya Eko MP dan Mgs. Ishaq Junaidi yang Hijrah dari Palembang ke kota Prabumulih, untuk membentuk Majelis Dzikir Ratibulhaddad  di Prabumulih hingga akhirnya terbentuklah Majelis Taklim wa Tadzkir Ar Rahman di kota Prabumulih dan Alhamdulillah kini Genap berusia 3 Tahun Majelis ini. 
Majelis Ar Rahman senantiasa  berusaha  memberikan kontribusi riil bagi kemajuan syiar Agama Islam. Sesuai dengan arah dan tujuannya  tidak hanya menciptakan manusia yang cerdas secara intelektual tetapi juga bertujuan menciptakan manusia yang Bertaqwa kepada Allah SWT, beramal sholeh, berakhlakul karimah, berilmu dan beradab, serta Cinta Tanah Air dan Agama sehingga menjadi manusia yang cerdas secara moral dan spiritual. Majelis  Ar Rahman tampak dengan sendirinya tumbuh, berkembang dan sedikit banyaknya telah menyumbangkan berbagai macam bentuk studi Ilmu Keagamaan dan partisipasi Sosial Kemasyarakatan dalam bentuk aktifitas cultural yang berangkat dari sense of responsibility terhadap problem lingkungan sekitar.
Tahun ini, 06 Desember 2020 merupakan  kesyukuran Majelis Ar Rahman  dan merupakan Milad yang kedua. Disamping salahsatu bentuk kesyukuran Milad ini juga merupakan evaluasi baik keluar maupun kedalam. Evaluasi kedalam dilakukan terhadap idealisme dan cita cita para pendiri  Majelis dengan segala program serta realisasinya yang saat ini diteruskan oleh generasi penerus. Sedangkan bentuk evaluasi keluar dilakukan terhadap peran,
kiprah dan perjuangan Para Jemaah Majelis Ar Rahman dilingkungan masyarakat, lebih luas lagi warga Kota Prabumulih pada umumnya. Karena untuk mengukur dan mengetahui tingkat kemajuan suatu Majelis tidak hanya dengan melihat banyaknya Jumlah Jemaah saja melainkan harus dari kualitas Jemaah yang telah terjun kemasyarakat.
Dengan Peringatan Milad ketiga ini sekaligus Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW  diharapkan dapat menjadi momen penting sebagai bentuk nya dekumemtasi sejarah terbentuk nya YAYASAN ARRAHMAN PRABUMULIH DARUSSALAM, ujar USTADZ (EKO.M.P.

Red: kabiro
[DENI - RAJAB]