Samosir [bhayangkara.news]-
Kapolres Samosir AKBP Josua Tampubolon SH,MH melaksanakan  Upacara Penyerahan Bingkisan Tali Asih Kepada Personil, Asn Dan Phl Polres Samosir Yang Beragama Nasrani, Pengurus Bhayangkari Cabang Samosir, Purnawirawan/ Warakawuri, Koramil 03 Pangururan FKTM Kab Samosir (Togam, Tomas Dan Todat) Dan Insan Pers yang ada di Kabupaten Samosir di Lapangan Apel Polres Samosir Selasa 21 Desember 2021.
 Acara ini langsung di pimpin ooeh Kapolres Samosir AKBP JOSUA TAMPUBOLON, S.H, M.H dan sebagai Komandan Upacara IPDA ABDUR RAHMAN,S.H. 
Turut hadir juga
Waka Polres Samosir KOMPOL Rachmad Afandi, SE,
Ketua Bhayangkari Cabang Samosir Ny. Yuli Josua Tampubolon,Para Kabag Polres Samosir,
Para Kasat Polres Samosir, Perwira Polres Samosir, Para Kapolsek Jajaran Polres Samosir,
ASN Polres Samosir,
Personil Polres Samosir  yang beragama Nasrani.

Personil Koramil 03 Pangururan,FKTM Kabupaten Samosir (Togam, Tomas Dan Todat) 
Purnawirawan/ Warakawuri,
Tim Vaksinator Kabupaten Samosir,dan
Para insan pers Kabupaten Samosir.

Adapun yang disampaikan  Kapolres Samosir AKBP JOSUA TAMPUBOLON, S.H, M.H adalah
Mengucapkan terima kasih kepada undangan semua dalam melaksanakan Upacara 
Penyerahan Bingkisan/Tali Asi.

"Bahwa upacara penyerahan Tali Asih adalah salah satu wujud program presisi dimana Polri harus bisa melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat, secara khusus Polres Samosir juga harus bisa berbagi kepada insan pers dan elemen masyarakat Kab. Samosir kiranya hadirin berkenan atas Tali Asih yang kami berikan dalam rangka menyambut Hari Natal dan Tahun Baru 2022 " ujar Josua Tampubolon.

"Kami juga berterima kasih terhadap Tenaga Kesehatan, Tim Vaksinator dan seluruh personil Polres Serta Polsek Jajaran,PHL, Bhabinsa dan masyarakat Samosir yang setiap hari melaksanakan program percepatan vaksin di Kabupaten Samosir." Tambah Josua Tampubolon.

"Bahwa saat ini kabupaten samosir sudah level I atau zona hijau dan capaian vaksinasi sudah mencapai 93% masyarakat yg sudah divaksin." Pungkasnya.

"Bahwa sesuai anjuran pemerintah masih ada kemungkinan virus baru umicron sudah ada di indonesian, untuk itu marilah kita tetap menjaga protokol kesehatan sehingga kita bisa memutus mata rantai virus covid 19." Ujar Josua Tampubolon.
(Ambrosius)