ROMBONG SAAT SEBELUM DI BAKAR OLEH OKNUM SAT POL PP.


Kota-Bima(bhayangkara.news) Beberapa Pemuda yang tergabung dalam Forum Karang taruna dan juga yang terlibat, dalam unsur kepanitiaan turnamen Volly Ball 1 Karang Taruna, hari jum'at 24/12/2021 sekitar pukul 14.25 wita, melaporkan Oknum yang diduga oknum Sat Pol PP Kota Bima ke SPKT Polres Bima Kota terkait pembakaran satu unit Rombong, milik salah satu warga bantuan dari BNN Provinsi NTB.

Ketua Karang Taruna kel. Monggonao Chan, yang coba kami hubungi Via telpon  menceritakan, "Kami masih punya hak untuk menggunakan Tempat tersebut, Batas ijin pengunaan lapangan itu sampai tgl 31 Desember 2021
jadi infentaris kami masih berhak di simpan di lapangan tersebu bukan di tertibkan dengan cara di Bakar"ujar nya.
sesudah di bakar.

Infentaris yang belum sempat di kumpulkan untuk di bawa pulang di bakar, tanpa ada nya konfirmasi terlebih dahulu kepada panitia Karang Taruna Volly Ball Cup 1 tahun 2021, sampai berita ini kami tayangkan  Kasat Pol PP yang coba terus di hubungi belum ada jawaban nya.
Di tempat terpisah Taufik Hermanto Aktivis dari DPP Lembaga Aliansi Indonesia Departemen Intelijen Investigasi,berkomentar terkait kejadian ini,saya di Jakarta sangat miris mendengar berita ini, menurut beliau kejadian ini sudah mencoreng instansi Sat Pol PP dan menambah citra buruk karena ulah oknum,disini seharunya kejadian itu tak perlu terjadi,dan ini sudah masuk Ranah tindakan yang melanggar hukum,dalam hal ini oknum tersebut tidak berhak melakukan pengerusakan bahkan hingga pembakaran,hal ini harus segera di tindak lanjuti oleh kepala Sat Pol PP Kota Bima untuk memecat oknum tersebut,dan kepada pihak kepolisian agar segera menangkap pelaku,tutur Taufik kepada awak media bhayangkara.news