[Bhayangkara.news]-
Proyek pekerjaan Tembok Penahan Tanah (TPT) di blok Sukajaya- Neglasari Desa Nanggerang Kec. Binong Kab. Subang. Baru selesai di kerjakan Ambruk.
Pekerjaan TPT, dengan Nomor Kontrak PU.10.01/II.6- PL-SDA/DPUPR-SPK/IX/2021 yang dikerjakan oleh CV.Subur Makmur Putra dengan Anggaran Rp. 188.400.000 bersumber dari APBD Kabupaten tahun 2021, No.Kontrak PU. 10.01/II.6. PL- SDA/DPUPR-SPK/IX/202
Menurut sumber warga setempat (22/11) yang tidak bersedia disebutkan namanya bahwa proyek pekerjaan TPT ini aspirasi dari dewan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mulai pekerjaan sekitar awal September lalu dan selesai pekerjaan sepekan lalu, 
Ironisnya, ketika ada hujan TPT yang baru selesai malah ambruk, diperkirakan sekitar 20 meter yang diduga tidak ada kekuatan (pondasi).
"ini proyek aspirasi Dewan DPRD PKB Kab.Subang, berinisial (S) selesai pekerjaan seminggu yang lalu kerika turun hujan ambruk diduga tidak ada pondasi nya"

Lanjut sumber jika tidak segera diperbaiki, dikhawatirkan ambruk nya akan lebih panjang.
Selain itu, kata sumber pekerjaan yg belum ambrukpun bagian atasnya sudah banyak yang berlubang.

Maka kata sumber TPT yang Ambruk harus segera diperbaiki karena masih ada dana pemeliharaan, 
Apalagi saat ini sudah musim hujan tentunya debit air tinggi juga khawatir kerusakannya melebar.
Apalagi sekarang sudah mulai musim tanam padi, tentunya masyarakat membutuhkan air, jangan sampai material yg mbruk di saluran menghambat jalur air.

Sementara menurut M.Ali (22/12) Kades Nanggerang, pemborongnya sudah di hubungi dan sudah mulai dikerjakan lagi, untuk perbaikan.
"Pemborongnya sudah saya hubungi dan sekarang sudah mulai mengerjakan perbaikan" tutur Ali.(redaksi)