MEDAN [bhayangkara.news] – Hari ini sekitar pukul 06.45 WIB pada saat berita di diterbitkan hasil dari pantauan media bhayangkara news  di jalan raya veteran desa Helvetia yang biasa dikenal dengan simpang zipur atay simpang kfc menuju jalan lintas penghubung kabapaten deli serdang dan medan marelan.(17/11)

Telah terjadi kemacetan disebabkan kecelakaan yang disebabkan kecelakaan faktor kelalaian manusia pengguna jalan raya. Dari beberapa keterangan masyarakat sekitar, kronlogis kejadian sekitar jam 03.00 WIB dimana kondisi cuaca hujan sangat lebat terdengarlah ada suara hantaman keras di jalan raya, rupanya ada peristiwa kecelakaan tunggal satu mobil truk pengangkut buah sawit dengan nomor kenderaan BK 9969 GM, dilokasi kejadian belum ada ditemukan petugas laka lantas untuk dimintai kecerangan dari peristiwa kecalakaan ini.

Dari keterangan masyarakat sekitar tidak ada saksi mata yang mengetahui dengan jelas peristiwa  kecalakaan tunggal ini, tapi dugaan sementara dari pantauan informasi kecelakaan tunggal ini akibat dari faktor kelalaian manusia.sebagai pengguna jalan, diduga supir mengemudikan truk dalam kondisi mengantuk dan tersentak mengetahui didepannya jalan satu arah dengan truk ini ada pengemudi becak motor yang belum diketahui identitas kenderaannya tiba-tiba berhenti mendadak, untuk menghindari kecelakaan korban manusia maka supir membuang haluan komudi ke kanan hingga mendekati persimpangan ada pembatas jalan Road Barrier Beton akibatnya truk tersebut masuk ketengah pembatas jalan tersebut. Dan peristiwa kecelakaan ini tidak ada korban jiwa, kerugian yang dialami pengemudi supir as roda dan pecahnya ban depan patah karena menghantam road barrier beton. Dilokasi kejadian dari pantauan awak media bhayangkara news tidak ada pengemudi lagi untuk dimintai keterangan.

Dari dugaan sementara berbagai informasi masyarakat sekitar disimpulkan sementara peristiwa kecelakaan tunggal ini diakibatkan faktor kelalaian manusia. Dimana pengguna jalan tidak memperhatikan hak pengguna jalan lainnya, dimerupakan prilaku pelanggaran lalu lintas pengguna jalan yang kurang tertib dan disiplin.

Dilihat dari kondisi pantauan dilapangan perlu sosialisasi laka lanatas polri dan dinas perhubungan untuk membangun kesadaran kepada pengendara untuk kenyamanan berlalu lintas di jalan raya, kecelakaan seperti ini sering terjadi terutama pengguna jalan supir pengemudi angkutan umum (angkot) dan becak bermotor serta pengemudi sepeda motor termasuk juga ojol yang menjadi keluhan masyarakat pengguna jalan, karena suka berhenti secara mendadak menurunkan penumpang ditengah badan jalan tanpa mengindahkan pengguna jalan raya lainnya.

Hal ini perlu perhatian dan sosialisasi secara rutinitas oleh pihak terkait dan juga memohon kesadaran masyarakat pengguna jalan untuk melakukan perubahan prilaku untuk berlalu lintas untuk mengurangi pelanggaran-pelanggaran di jalan raya seperti mengenali rambu-rambu (STOP) dilarang berjalan terus, dilarang parker, dilarang berbalik arah, dan juga pengendara harus sadar apabila lokasi titik tertentu tidak ada petugas lalu lintas jangan melakukan perjalanan lawan arah (Contra Flow), dan berbalik arah semaunya pengemudi, termasuk berhenti mendadak dengan tidak memberikan tanda tanda, serta pelanggaran lainnya seperti menerbos lambu merah, tidak menggunakan helm, tidak menyalahkan lampu kenderaan termasuk juga pada saat ingin memutar/berbelok ke kiri atau ke kanan, menyebarang jalan sembarangan tidak pada tempatnya walaupun pada titik lokasi penyeberangan telah disediakan, dan pengemudi jalan juga terkadang merampas hak pejalan kaki dan orang menyeberang , inilah sebahagian kecil pelanggaran yang sering dilakukan pengguna jalan yang dikeluhkan oleh masyarakat yang telah sadar berlalu lintas dengan prilaku mengutamakan keselamatan agar menimalisir kecelakaan yang mengakibatkan korban manusia dan materi, hal ini belum lagi menurut database pelanggaran rambu-rambu lalu lintas.

Masyarakat telah melaporkan kejadian ini ke pihak terkait laka lantas, untuk informasi selanjutnya menunggu hadirnya petugas untuk evaluasi TKP terhadap peristiwa kecelakaan ini. [bn099]