EMPAT LAWANG Bhayangkara.news 
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Empat Lawang sangat prihatin setelah mendapatkan kabar bahwa warganya mendapatkan 
permasalahan yang diduga tindak pidana kekerasan fisik terhadap tenaga kerja wanita (TKW) yang bekerja di Negara Malaysia.

Plt Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Muhibudin Melalui Kepala Bidang (Kabid) Transmigrasi dan Tenaga Kerja Joni Verdi menyampaikan ungkapan rasa sedih yang mendalam atas permasalahan yang diterpa oleh warga Kabupaten Empat Lawang serta ia akan selalu memantau perkembangan masalah ini, semoga cepat terselesaikan.

"Kami selaku mewakili Pemerintah Daerah dalam hal ini Bupati dan Wakil Bupati Empat Lawang bahwa kita turut prihatin dalam permasalahan yang ditimpa oleh warga kita dan kita akan selalu  memantau perkembangan masalah ini sampai selesai," kata Joni kepada Wartawan melalui sambuan via telpon, Selasa (30/11/2021).

Masih Dikatakanya, Namun sampai saat ini pihaknya telah berupaya bahkan sudah mengkonfirmasi agensi yang memberangkatkan sama dengan agensi yang ada di Negara Malaysia untuk segera menyelesaikan permasalahan ini.

"Pokoknya kami terus berupaya semaksimal mungkin untuk memperjuangkan supaya hak-haknya harus segera dipulihkan kembali," ungkapnya.

Dijelaskanya, memang keberangkatan dia (Korban,red) itu berangkat melalui agensi yang ada di Kabupaten Tanggerang, agensi yang memberangkatkan dia itu memang resmi bahkan sudah dikonfirmasi. 

"Setelah kemarin kita sudah mengkonfirmasi pihak agensi yang memberangkatka kasus ini sudah menemui titik terang, insyaallah dalam waktu dekat ini kami akan melakukan kunjungan ke rumah yang bersangkutan," sampainya.(AW)

Bhayangkara.news. SumSEL
RED.[ Ardi ]