DIDUGA LAKUKAN MAL ADMINISTRATIF, AHLI WARIS ZURNAL HUTABARAT TEMPUH JALUR HUKUM - Bhayangkara News

Bhayangkara News

TEGAS-OBJEKTIF-PEMBERITAAN

test banner

Post Top Ad

SELAMAT HARI PERS NASIONAL 9/2/2021

DIDUGA LAKUKAN MAL ADMINISTRATIF, AHLI WARIS ZURNAL HUTABARAT TEMPUH JALUR HUKUM

Share This

 

MEDAN, [Bhayangkara News] – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) PERISAI KEADILAN selaku Kuasa Hukum dari Keluarga Almarhum Zurnal Hutabarat akan tempuh jalur hukum Peradilan dan mengadu ke Ombudsman  atas dugaan Tindakan  Melawan Hukum/Mal Adminstratif dari Pihak Jasa Raharja. (19/03)


Dari pertemuan yang dihadiri oleh Pihak Jasa Rahaja diwakili oleh Berman Hutapea selaku Kasubag Administrasi Santunan, dr Hari Putra dan dr Rizki Arviandi, awalnya disebut Obeservasi ulang, kami menilik Pihak Jasa Raharja telah  melakukan kelalaian atau pengabaian kewajiban hukum dalam penyelenggaraan pelayanan publik yang seharusnya dilakukan oleh Jasa Raharja sesuai UU Pelayanan Publik, sehingga menimbulkan kerugian materiil dan/atau immateriil Klien kami. Dengan tidak melakukan tugas observasi setelah kejadian Kecelakaan Lalu Lintas yang dialami Klien, kami karena alasan  masalah administrasi kurangnya petugas Jasa Raharja, sehingga mereka menunda observasi yang berlarut larut, sampai akhirnya Zurnal Hutabarat meninggal.


Dugaan kuat kami juga bahwa oknum Jasaraharja tidak propesional dan terkesan melakukan  penyimpangan prosedur, pengabaian kewajiban hukum, tidak transparan, kelalaian, tidak profesional, ketidakjelasan informasi, dan salah pengelolaan. Akibatnya, Klien kami dianggap tidak memiliki cukup Bukti untuk menerima Santunan Kematian Jasa Raharja. Jelas ini merupakan Perbuatan Melawan Hukum, dan kami tak akan tinggal diam sebelum Keadilan diberikan kepada Klien Kami. Biarkan Pengadilan yang memutuskan, ujar Arif yang juga Ketua Umum DPC PERADI Pergerakan Langkat ini.

Terlalu banyak dugaan informasi bohong yang diberikan oleh Jasa Raharja dan ini akan kita ungkap dalam upaya hukum Gugatan Perdata maupun Tata Usaha Negara yang akan kita lakukan. Mereka tidak melaksanakan tugas Layanan Publik dengan sesuai ketentuan UU Pelayanan Publik No 25 Tahun 2009. Jasa Raharja hanya bersikukuh dengan harus ada Bukti Rekam Medik, Visum dan hasil pemeriksaan Medis pasca kejadian Kecelakaan Lalu Linta yang dialami oleh Klien Kami, mengesampingkan Alat Bukti berupa Saksi-saksi dan Surat lainnya yang kita tunjukkan. Inilah yang sangat kita sayangkan, mereka lupa bahwa secara hukum perundang-undangan Alat Bukti itu bukan hanya hasil Rekam Medik, tapi ada Saksi-saksi, Bukti Surat/Foto, Ahli, dan lain lain, semua mereka kesampingkan. Pada jika mereka faham Hukum Pembuktian, sudah jelaslah bahwa Almarhum Jurnal Hutabarat terbukti nyatanya mengalami pembengkaan di bagian kepala dan sesak dibagian dada nya akibat ditabrak kereta api Lelawangsa di Jl. Ikan Kakap  perlintasan kereta api Lingkungan II Kel.Tanah Tinggi Kec.Binjai Timur Kota Binjai,pada hari Kamis 7/1/21 sekitar pukul 11:45 Wib, ketika itu Alm.Jurnal Hutabarat mengemudikan Mobil Toyota Avanza BK 1864 ID. [BN006]

No comments:

Post a Comment

Post Bottom Ad

SELAMAT HARI PERS NASIONAL 9/2/2021

Pages