BINJAI, [Bhayangkara News] -  Walikota Binjai Wali terpilih, Juliadi, meninggal dunia. beliau meninggal dalam kondisi positif COVID-19.

"Ya benar meninggal," ujar Kepala Dinas Kesehatan Pemkot Binjai Sugianto, saat dikonfirmasi, Rabu (10/2/2021).

Sugianto mengatakan Juliadi meninggal pada pukul 22.44 WIB kemarin (9/2). Juliadi meninggal di RSU Bunda Thamrin Medan.

"Sudah koordinasi dengan direktur RS, dapat kabar pak Juliadi meninggal dunia pukul 22.44 WIB di ruang ICU di RS Bunda Thamrin. Dia sudah dirawat sebagai pasien COVID-19 selama 11 hari dari tanggal 30 Januari,” ungkapnya.

Sugianto juga mengatakan, Juliadi juga akan dimakamkan segera. Jenazah akan langsung dibawa ke Tempat Pemakaman Umum (TPU) di Kecamatan Selesai, Kabupaten Langkat, Sumatra Utara.

“Pihak keluarga meminta beliau dimakamkan di sana,” ungkap Sugianto buru-buru mengakhiri percakapan.

Kabar ini juga dibenarkan oleh Anggota KPU Kota Binjai Robby Effendi. Robby mengatakan Juliandi langsung dimakamkan pada dini hari tadi.

"Ya benar, jenazah almarhum Juliadi sampai ke kuburan pukul 02.32 dinihari Rabu 10 Februari 2021," tuturnya.

Diketahui, Juliadi merupakan Wali Kota Binjai terpilih. Dia bersama pasangannya Amir Hamzah berhasil memperoleh suara 66.653 suara atau 50,9%.

Pasangan diusung Partai Golkar, PPP, dan Partai Demokrat dan telah ditetapkan melalui Hasil Rapat Pleno yang digelar di Graha Kardopa Jalan Sultan Hasanuddin Binjai Kota (21/1/2021) sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Binjai terpilih hasil Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020. Hal tersebut tertuang dalam Surat Keputusan KPU Kota Binjai Nomor: 1/PL.02.7-Kpt/1275/Kota/I/2021 tanggal 21 Januari 2021, tentang Penetapan Pasangan Walikota dan Wakil Wali Kota Terpilih dalam Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Binjai tahun 202.  [BN001]