Anggota Polri Terjerat Narkoba, Tantangan Kapolri Diuji Membersihkan Institusinya - Bhayangkara News

Bhayangkara News

TEGAS-OBJEKTIF-PEMBERITAAN

test banner

Post Top Ad

SELAMAT HARI PERS NASIONAL 9/2/2021

Anggota Polri Terjerat Narkoba, Tantangan Kapolri Diuji Membersihkan Institusinya

Share This

 

JAKARTA, [Bhayangkara News] - Indonesia Police Watch (IPW) menilai penangkapan Kapolsek Astanaanyar, Kompol Yuni Purwanti Kusuma Dewi, bersama 11 anggota Polri dalam kasus narkoba, menjadi tantangan tersendiri untuk Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dalam memberantas narkoba di Tanah Air. 

"Tantangan memberantas narkoba bukan hal main-main lagi, karena sudah menggerogoti jantung kepolisian dimana seorang Kapolsek perempuan tega-teganya memimpin sebelas anak buahnya untuk (memakai) narkoba bareng," tutur Ketua Presidium IPW Neta S Pane dalam pernyataan tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis (18/2/2021).

Selain itu, Neta juga berharap, polisi menyelidiki dugaan keterkaitan sindikat bandar dalam kasus pesta narkoba yang menyeret 12 oknum polisi. 

"IPW berharap kasus itu diusut tuntas agar diketahui apakah ke-12 polisi itu merupakan bagian dari sindikat narkoba di Jawa Barat atau hanya sekadar pemakai," ucapnya.

Neta menduga, pesta itu juga melibatkan bandar narkoba. Karena, lanjut Neta, para bandar narkoba dinilai berpotensi mengincar atau memanfaatkan polisi sebagai backing pengedar maupun sebagai pemakai.

"Hal itu dikarenakan uang yang didapat dari peredaran narkoba ialah dana segar yang gurih dan para bandar tak segan-segan memberikan duit itu untuk oknum polisi asal bisnisnya lancar," ucapnya.

"Karena itu, begitu ada yang terindikasi terlibat narkoba, langsung dipecat dan diarahkan untuk kena hukuman mati. Tujuannya agar narkoba tidak menjadi momok dan bahaya laten bagi institusi kepolisian," ujarnya menegaskan.

Diketahui, Kapolsek Astanaanyar, Kompol Yuni Purwanti Kusuma Dewi, bersama belasan anggota Polri yang merupakan anak buahnya ditangkap di sebuah hotel di Kota Bandung, Jawa Barat, pada Selasa (16/2/2021).

Mereka ditangkap oleh petugas Propam karena diduga menggunakan narkoba jenis sabu-sabu.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Erdi A Chaniago, mengatakan total ada 12 anggota polisi yang ditangkap oleh tim gabungan Mabes Polri dan Polda Jabar.

"Total ada 12 (anggota Polri). Termasuk kapolseknya. Sekarang sedang diamankan Propam Polda Jabar," kata Erdi di Mapolda Jabar pada Rabu (17/2/2021). [RedRRi]

No comments:

Post a Comment

Post Bottom Ad

SELAMAT HARI PERS NASIONAL 9/2/2021

Pages