Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

KAPOLRES CIANJUR : PERINTAHKAN ANGOTANYA UNTUK TINDAK TEGAS PELAKU KEJAHATAN

CIANJUR, [Bhayangkara News] - Maraknya kejahatan jalanan yang diduga dilakukan oleh gerombolan geng motor di Wilayah Hukum Polres Cianjur akhir-akhir ini, membuat Kapolres Cianjur AKBP Mochamad Rifai geram. dengan kejadian tersebut Kapolres Cianjur memerintahkan anggotanya untuk tidak segan-segan menindak tegas para pelaku dimana sudah jelas hal tersebut sangat meresahkan masyarakat.

“Kami tak segan-segan akan  melakukan tindakan tegas kepada  mereka (para pelaku kejahatan) yang dinilai meresahkan serta mengganggu keamanan masyarakat,” tegasnya, pada Senin,1/2/21.

Ia mengungkapkan bahwa pihaknya sudah mengantongi sejumlah nama dari anggota gerombolan bermotor yang kerap meresahkan dan mengganggu situasi serta keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polres Cianjur.

“Berbagai upaya telah dilakukan kepolisian. Termasuk edukasi bagi mereka agar tidak kembali melakukan tindakan yang melanggar hukum. Jika memang terbukti, kami tak segan untuk memberikan tindakan tegas kepada pelaku.

Kapolres cianjur menekankan, tidak ada ruang bagi para pelaku kejahatan yang melakukan aksinya di Cianjur. Apalagi jika sudah sangat mengganggu kamtibmas.

“Termasuk peristiwa yang terjadi di pelataran parkir minimarket Cigombong, Pacet. Identitas pelaku telah kami miliki. Segera kami tangkap,” tandasnya.

Aksi jalanan yang diduga dilakukan gerombolan bermotor mulai marak terjadi sejak akhir November 2020 lalu. Sejak saat ini, aksi saling serang dan membalas pun terjadi di sejumlah lokasi.

Baru- baru ini terjadi kembali pada Minggu 31/1 kemarin dimana terjadi aksi saling serang dua kelompok di depan minimarket di Jalan Raya Cigombong, Desa Ciherang, Kecamatan Pacet. Kabupaten Cianjur.

Dari hasil Recording CCTV yang ada di minimarket Cigombong terlihat jelas sejumlah remaja tengah berkumpul langsung berlarian setelah sekelompok remaja lainnya datang menyerang.

Salah seorang diantaranya yang tertinggal, langsung jadi sasaran beramai-ramai. Saksi mata di sekitar menyebutkan, saat itu kelompok penyerang terlihat membawa berbagai senjata tajam seperti golok, celurit dan samurai.

Dari kejadian ini, seorang remaja mengalami luka bacokan di bagian kepala belakang dan harus menjalani perawatan intensif di RSUD Cimacan. pungkasnya [HAG050]

Post a Comment

0 Comments