Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

KABUPATEN CIANJUR SETELAH BODETABEK DIVAKSINASI

 

CIANJUR, [Bhayangkara.News]   Untuk menekan angka penyebaran virus Covid 19 Dinas Kesehantan (Dinkes) Kabupaten Cianjur terus mengupayakan vaksinisasi di Kabupaten Cianjur.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur, dr. Irfan Fauzi mengatakan vaksinasi di Cianjur dilaksanakan setelah Bodetabek dan bandung.

“Target Vaksinisasi di Indonesia sebesar tujuh puluh persen, sementara untuk target awal di jawa barat yaitu Bodetabek dan bandung selanjutnya kabupaten Cianjur,” jelasnya.

Saat ditanya kapan pelaksanaan vaksinasi di Cianjur, dr Irman mengatakan minggu depan sudah bisa didistribusikan.

“Belum ada informasi tapi kalau kick offnya hari besok, kemungkinan minggu depan sudah bisa didistribusikan oleh pemerintah provinsi,” Paparnya.

Selanjutnya sasaran vaksinisasi tahap pertama yaitu Tenaga medis.

“Vaksinisasi tahap pertama untuk Nakes kurang lebih lima ribu sampai enam ribu dosis,” terangnya.

Kadis pun menambahkan akan ada pembatasan peserta yang melakukan vaksinisasi di setiap fasilitas kesehatan.

“Untuk peserta yang melakukan vaksinisasi di setiap fasilitas kesehatan akan dibatasi per sesi sebanyak lima belas sampai dua puluh orang dan rencananya akan diadakan tiga sesi sehingga dalam sehari sebanyak enam puluh orang dilakukan vaksinisasi,” terangnya

Selanjutnya kadis memaparkan Tahapan-tahapan peserta vaksinisasi ketika berada di fasilitas umum.

“Untuk masyarakat yang sudah mendapatkan SMS bisa langsung mendaftar ke meja satu, kemudian diarahkan ke meja dua yang akan dijaga oleh petugas streaming, tahapan selanjutnya yaitu ke meja tiga yang nantinya akan dicek oleh dokter fungsional layak atau tidaknya mendapatkan vaksin, jika lolos maka akan di tempatkan ke meja tiga yaitu tempat diberinya vaksin, setelah dilakukan vaksinisasi peserta akan di bawa ke meja empat yaitu tempat pendataan yang nanti dikirim ke dinas kesehatan kemudian tahap terakhir yaitu di tempatkan di ruang penyuluhan selama tiga puluh menit,” pungkasnya. [HAG050]

Post a Comment

0 Comments