Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Kunjungan Tim Penelitian dan Supervisi Puslitbang Polri Diterima Irwasda Polda Jateng

SEMARANG [Bhayangkara News] – Inspektur Pengawasan Daerah (Irwasda) Polda Jateng Kombes Pol Drs. Budi Yuwono, MH, mewakili Kapolda Jateng Irjen. Pol. Dr. H. Rycko Amelza Dahniel, M.Si. menerima laporan hasil Penelitian dan Supervisi di Polda Jawa Tengah yang telah dilaksanakan oleh Tim Penetian dan Supervisi dari Puslitbang Polri dari tanggal 27 sampai dengan 30 Januari 2020, pada Kamis, 30/01/2020.


Tim Penelitian dan Supervisi oleh Puslitbang Polri dipimpin Kombes Pol Harvin Raslin, SH sedang tema dari penelitian adalah “Implementasi penanganan dan pembinaan SDM Polri yang terlibat masalah guna meningkatkan produktivitas kinerja dalam rangka mewujudkan SDM Polri yang unggul”.


Penelitian kali ini dimaksudkan untuk mencari data dan masukan terkait implementasi penanganan dan pembinaan SDM Polri yang terlibat masalah baik pelanggaran Disiplin, Kode Etik atau Pidana.


“Hasil penelitian diharapkan dapat mendesain model implementasi kebijakan penanganan dan pembinaan SDM Polri yang terlibat masalah,” jelas Kombes Pol Harvin Raslin.


Selanjutnya ketua tim menyampaikan bahwa metode yang digunakan dalam penelitian dan supervisi adalah wawancara dan diskusi serta pengisian kuesioner sedangkan responden yang ditunjuk adalah Wakapolres, Kabag Sumda, Kasi Provos dan Kasikum ditingkat Polres serta pengisian kuesioner oleh anggota yang melakukan pelanggaran disiplin, kode etik dan atau tindak pidana. Sedangkan untuk hasil penelitian yang merupakan simpulan secara komprehensif berupa data analisis dan penelitian lapangan akan disampaikan lebih lanjut.


Irwasda Polda Jateng mengucapkan terima kasih kepada Tim Penelitian dan supervisi yang telah melaksanakan penelitian di Polda Jateng dari tanggal 27 sampai dengan 30 Januari 2020 di Satwil jajaran.


“Penelitian ini sebenarnya tentang anggota yang bermasalah terkait nanti anggota ini mau diapakan, intinya anggota yang bermasalah ini jangan sampai istilahnya itu Dosa tak terampun jasan tak terhimpun, yang seharus didudukan permasalahan itu jangan sampai berlarut-larut yang menjadikan anggota ini kariernya tidak jelas. Makanya dengan adanya penelitian ini nantinya akan dicari kira-kira formula apa untuk melakukan tindakan apa kepada anggota yang bermasalah, sehingga keberlangsungan kariernya pun tidak terhambat dan tentu ada pemberdaan antara anggota yang bermasalah dengan anggota yang tidak bermasalah, dan diharapkan kepada kompartemen yang melaksanakan penegakan hukum dilaksanakan dengan benar,” jelas Irwasda Polda Jateng.


Menyinggung tentang Quick Wins, Irwasda mengatakan sejatinya Quick Wins itu tentang bagaimana upaya anggota Polri memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan teladan, istilahnya satu keteladanan akan lebih menyentuh dari pada seribu perintah.(rel/pid-irwasdajateng)


Post a Comment

0 Comments